Bagikan:

JAKARTA - BTN menjadi bank penyalur yang ikut serta dalam menyalurkan rumah layak dan terjangkau, bersama Kementerian Perumahan dan kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dalam Program Rumah untuk Tenaga Kesehatan Indonesia.

Program perumahan subsidi ini diluncurkan secara serentak pada Senin, 28 April di delapan Provinsi, yakni Jawa Tengah, Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, dan Papua. Total rumah yang disalurkan yakni 30.000 unit hasil dari kolaborasi Kemnterian PKP dan Kemenkes unuk mendukung program kesejahteraan tenaga kesehatan.

"Program ini luar biasa. Ini bagian dari 30.000 rumah yang dialokasikan khusus dari tiga juta rumah yang ditargetkan pemerintah. Saya yakin nanti angkanya bisa bertambah untuk nakes," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melalui rilis yang diterima redaksi VOI, Rabu, 30 April.

Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi kerja sama berbagai institusi, yakni Kementerian PKP, Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, BTN, BP Tapera, serta Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Kendal.

"Program KPR Subsidi untuk 220.000 unit rumah, dananya sudah ada dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pak Menteri Kesehatan tahu, berkat dukungan Bapak Presiden, DPR, Menteri Keuangan, BUMN dan semuanya, mudah-mudahan kita mendapatkan tambahan dana. Jangan sampai kuantitas rumahnya meningkat tapi kualitasnya menurun," ujar Maruarar Sirait, Menteri PKP.

Menurut Direktur Consumer BTN Hirwandi Gafar ungkapkan komitmen BTN untuk menyalurkan perumahan bersubsidi kepada tenaga kesehatan, bidan maupun perawat.

"Tentu dalam hal ini BTN dan BP Tapera bersama dengan Kementerian PKP bekerja sama dengan BPS, mana saja titik-titik yang akan kita berikan sesuai kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)," ujar Direktur Consumer BTN Hirwandi Gafar.

Selama Januari hingga 28 April 2025, BTN telah menyalurkan KPR subsidi untuk para nakes sebanyak 1.327 debitur di seluruh Indonesia. Selama lima tahun terakhir, BTN telah menyalurkan KPR Subsidi sebanyak 22.311 unit rumah subsidi untuk nakes.