Bagikan:

JAKARTA — PT PAL Indonesia menegaskan posisinya sebagai motor penggerak industrialisasi maritim nasional melalui gelaran Business Gathering 2025 di Hotel Borobudur, Jakarta, baru-baru ini. Acara bertema "Bersama Membangun Pilar-Pilar Strategis Menuju Indonesia Emas 2045" ini dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, PhD, bersama ratusan pimpinan industri dan mitra strategis nasional, termasuk Direktur Utama PT Pertamina (Persero) dan Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero).

Business Gathering PT PAL Indonesia menjadi momentum penting memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendorong akselerasi industri maritim nasional sebagai pilar utama menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Prof. Brian Yuliarto menekankan pentingnya tiga pilar penggerak ekonomi nasional ke depan: penguatan industri berbasis inovasi teknologi, pengembangan pendidikan dan riset (R&D), serta penguatan pembiayaan investasi melalui lembaga strategis seperti Danantara. Ia pun memberikan apresiasi kepada PT PAL Indonesia atas kontribusinya dalam membangun industri maju berbasis teknologi tinggi di Indonesia.

Direktur Utama PT PAL Indonesia, Dr. Kaharuddin Djenod, MEng, menegaskan bahwa industri maritim akan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.

"Saat ini adalah momentum emas bagi industri maritim untuk mendorong Indonesia menjadi kekuatan global," tegas Kaharuddin.

Penandatanganan Kerja Sama Strategis

Sebagai langkah konkret memperkuat ekosistem industri maritim nasional, PT PAL Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan PT Krakatau Steel (Persero). Sinergi dua BUMN ini bertujuan memperkuat rantai pasok nasional, meningkatkan kapasitas produksi berbasis material dalam negeri, serta mendukung kemandirian industri maritim Indonesia.

Selain itu, PT PAL juga menjalin komitmen kerja sama dengan Perkumpulan Industri Komponen Kapal Indonesia (PIKKI), guna memberdayakan industri kecil dan menengah (IKM) dalam pengembangan komponen kapal lokal. Kolaborasi ini diharapkan meningkatkan utilisasi produk nasional, mendorong inovasi teknologi, dan mempercepat pemerataan ekonomi maritim di daerah.

Menjadi Lead Integrator Maritim Nasional

Dr. Kaharuddin Djenod menegaskan visi besar PT PAL Indonesia untuk menjadi lead integrator dalam membangun industri maritim nasional yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan.

"Tugas kita bukan sekadar membangun kapal, tetapi membangun peradaban maritim Indonesia yang menguasai teknologi tinggi dan memberdayakan SDM nasional," ujarnya.

Business Gathering PT PAL juga menghadirkan sesi Business Talk, di mana para pemimpin industri berdialog tentang langkah strategis membangun kemandirian sektor maritim, memperkuat ketahanan nasional, dan mendukung transformasi ekonomi berbasis maritim.

Komitmen Menuju Indonesia Emas 2045

Acara Business Gathering ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-45 PT PAL Indonesia, dengan tema "Crossing New Horizon". PT PAL Indonesia berkomitmen menjadi pilar utama kemandirian industri maritim nasional, khususnya di sektor pertahanan dan energi, serta siap mendukung visi besar Indonesia Emas 2045 melalui inovasi, sinergi, dan akselerasi industrialisasi maritim.