Bagikan:

JAKARTA - Polri telah mengidentifikasi identitas 11 pendulang emas yang dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Saat ini, jenazah mereka telah diserahkan ke keluarganya.

"Hari ini kami juga telah menyerahkan 11 jenazah korban kepada keluarga masing-masing. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan para korban kembali ke keluarganya dengan layak dan bermartabat,” ujar Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Adarma Sinaga dalam keterangannya, Senin, 14 April.

Sebelumnya, satu korban yang telah teridentifikasi yakni, Ariston Kamma, juga telah diserahkan kepada keluarga. Dengan demikian, tercatat 12 korban tewas akibat pembunuhan oleh KKB telah dikembalikab ke sanak keluarga.

"Pada Tanggal 10 April kami telah menyerahkan 1 jenazah atas nama Ariston Kamma, TKP Pegubin kepada pihak keluarga," kata Adarma.

Adapun rincian 11 jenazah yang sudah diserahkan pihak keluarga, yakni;

1. Wawan Tangahu, Dusun III, Kabupaten Bolmon Selatan, Sulawesi Utara.

2. Suardi Laode alias Kaswadi, Dusun III, Kabupaten Bolmon Selatan, Sulawesi Utara.

3. Stenli Humena, Kampung Kalama Darat, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

4. Yuda Lesmana, Kos Jalan Paradiso, Dekai.

5. Riki Rahmat, Desa Ranomolua Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe Propinsi Sulawesi Tenggara.

6. Muhammad Arif, Kos Pemukiman Jalur II Dekai.

7. Safaruddin, Kos Pemukiman Jalur II Dekai.

8. Abdur Raffi Batu Bara, Kos Pemukiman Jalur II Dekai.

9. Stefanus Gisbertus, Desa Tala, Kabuapten Seram Barat, Maluku.

10. Zamroni, Dukuh Dulak Desa Gantungan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

11. Rusli, Desa Buti, Kabupaten Merauke, Papua.

Sebagai informasi, aksi penyerangan KKB terjadi pada Minggu, 6 April. Belasan pendulang menjadi korban tewas dan puluhan orang mengungsi akibat aksi tersebut. Saat ini, tim gabungan TNI-Polri sedang memburu keberadaan para pelaku.