TANGERANG - Pemerintah Indonesia memulangkan sebanyak 554 warga negara Indonesia (WNI) korban penipuan online (scam online) di Myawaddy, Myanmar, hari ini melalui Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Budi Gunawan, menyatakan bahwa proses pemulangan akan dilakukan secara bertahap oleh Satgas Gabungan yang terdiri dari KBRI Yangon, KBRI Bangkok, dan Polri, di bawah koordinasi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).
“Pada tanggal 18 Maret ini, penerbangan pertama telah mendarat, membawa 200 warga negara Indonesia yang menjadi korban. Kemudian, nanti pukul 11.00, penerbangan kedua juga akan membawa 200 WNI yang menjadi korban,” kata Budi kepada wartawan, Selasa, 18 Maret.
Sementara itu, pemulangan terhadap 154 WNI lainnya akan dilakukan pada Rabu besok. Mereka akan ditempatkan sementara di Wisma Haji, Pondok Gede, selama tiga hari.
BACA JUGA:
“Setibanya di Indonesia, saudara-saudara kita yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan menjadi korban penipuan tersebut akan ditampung di tempat penampungan sementara, Wisma Haji, Pondok Gede, selama tiga hari,” ucap Budi.
Selama berada di Wisma Haji, para WNI tersebut akan menerima bantuan logistik serta pemeriksaan kesehatan fisik dan mental.
“Pendampingan psikososial juga akan diberikan oleh pemerintah guna memastikan mereka dapat pulih secara fisik dan mental sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing,” jelasnya.