Bagikan:

JAKARTA - Presiden AS Donald Trump memastikan "peluang yang sangat besar" perang antara Rusia dan Ukraina dapat berakhir setelah Washington melakukan diskusi "produktif" dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Trump meminta Putin untuk menyelamatkan nyawa pasukan Ukraina yang "terkepung sepenuhnya", yang sepertinya merujuk pada pasukan Ukraina yang didorong mundur dari wilayah Kursk, satu-satunya pijakan mereka di wilayah Rusia.

"Kami telah melakukan diskusi yang sangat baik dan produktif dengan Presiden Vladimir Putin dari Rusia kemarin, dan ada kemungkinan besar bahwa perang yang mengerikan dan berdarah ini akhirnya akan berakhir," kata Trump dalam postingan di Truth Social dilansir Reuters, Jumat, 14 Maret.

Sementara itu, Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan kepada wartawan, Trump tidak berbicara dengan Putin pada Kamis, tetapi utusan AS Steve Witkoff telah berbicara.

Menurut seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut dan berbicara dengan syarat anonim, Witkoff mengadakan pertemuan panjang dengan Putin di Moskow pada Kamis malam.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Putin telah menggunakan pertemuan itu untuk menyampaikan "sinyal" kepada Trump, sebagaimana yang diungkapkan Witkoff.

Dia mengatakan Rusia dan AS akan menentukan waktu panggilan telepon antara presiden mereka setelah Witkoff memberi pengarahan kepada Trump. Presiden AS mengatakan ia ingin Moskow dan Kyiv menyetujui gencatan senjata segera untuk menghentikan pertempuran dalam konflik yang menurutnya berpotensi memicu Perang Dunia Ketiga dan telah menelan banyak korban jiwa di kedua belah pihak.