Bagikan:

YOGYAKARTA - Dalam dunia bisnis, pengelolaan inventaris yang efisien merupakan kunci utama dalam menjaga kelancaran operasional dan mengoptimalkan keuntungan. Salah satu metode yang banyak digunakan untuk mencapai tujuan ini adalah metode perpetual.

Artikel ini akan mengupas tuntas mengenal metode perpetual, termasuk keunggulan, cara penerapan, serta perbedaannya dengan metode periodik. Melalui pengantar singkat ini diharapkan Anda dapat memahami bagaimana metode ini dapat membantu meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan inventaris bisnis.

Dilansir dari laman Sistem Informasi Manajemen Barang Persediaan Bekasi Kota, nilai persediaan yang tercantum dalam Neraca dan beban persediaan yang dilaporkan dalam Laporan Operasional sangat dipengaruhi oleh metode pencatatan serta metode penilaian yang diterapkan pada persediaan.

Praktik umum dalam pencatatan persediaan mencakup penggunaan metode Perpetual dan metode Periodik. Sementara itu, untuk penilaian persediaan, opsi yang tersedia meliputi metode Masuk Pertama Keluar Pertama (FIFO), metode rata-rata, metode identifikasi khusus, atau metode Harga Perolehan Terakhir (HPT).

Metode Perpetual adalah:

Dalam pendekatan pencatatan Perpetual, setiap pergerakan (perubahan) persediaan dicatat secara langsung dalam catatan akuntansi. Penambahan persediaan, seperti pembelian, akan meningkatkan nilai persediaan, sedangkan pengurangan persediaan, seperti penjualan atau penggunaan, akan menurunkan nilai persediaan.

Kemudian penurunan nilai persediaan akibat penggunaan juga diakui sebagai beban persediaan. Dengan demikian, pembaruan nilai persediaan dilakukan secara berkelanjutan, tanpa harus menunggu akhir periode.

Meski demikian, penghitungan fisik persediaan (stock opname) tetap diperlukan secara berkala untuk memastikan kesesuaian antara catatan dengan kondisi fisik persediaan.

Baca juga artikel yang membahas Mengenal Buffer Stock yang Berperan Penting dalam Industri

Contoh Aplikasi Metode Perpetual

Dalam metode pencatatan Periodik, sistem akuntansi tidak merekam setiap perubahan yang terjadi pada persediaan. Nilai persediaan tetap statis, tidak terpengaruh oleh pembelian atau penggunaan barang.

Satu-satunya cara untuk memperbarui nilai persediaan adalah dengan melakukan penghitungan fisik (stock opname) secara berkala pada akhir periode. Oleh karena itu, metode ini dinamakan metode Periodik. Agar lebih mudah untuk memahaminya, berikut ilustrasi singkatnya:

Toko Roti "Surya" menjual roti tawar. Pada awal bulan, mereka memiliki 100 roti tawar di persediaan dengan masing-masing bernilai Rp5.000,-. Jadi dapat dihitung nilai persediaan awal adalah Rp500.000,- (100 roti x Rp5.000,-).

Transaksi selama satu bulan:

  • Tanggal 10: Membeli 200 roti tawar tambahan dengan harga Rp6.000,- per roti. Total pembelian Rp1.200.000,-.
  • Tanggal 20: Menjual 150 roti tawar.

Pencatatan dengan Metode Perpetual:

  • Setiap pembelian dan penjualan dicatat secara langsung ke dalam catatan persediaan.
  • Tanggal 10: Persediaan bertambah 200 roti, nilai persediaan bertambah Rp1.200.000,-.
  • Tanggal 20: Persediaan berkurang 150 roti, dan harga pokok penjualan (HPP) dihitung (misalnya, menggunakan metode FIFO atau rata-rata) dan dicatat. Nilai persediaan diperbarui setelah setiap transaksi.
  • Dengan metode ini, setiap saat, Toko Surya dapat mengetahui jumlah dan nilai persediaan roti tawar yang mereka miliki.

Metode Periodik:

  • Pembelian 200 roti tawar dicatat sebagai pembelian, tetapi tidak langsung memperbarui nilai persediaan.
  • Penjualan 150 roti tawar tidak langsung mengurangi nilai persediaan.
  • Pada akhir bulan, Toko Surya melakukan penghitungan fisik. Misalkan, setelah dihitung, tersisa 150 roti tawar.
  • Untuk menghitung HPP, mereka menggunakan rumus: Persediaan Awal + Pembelian - Persediaan Akhir.

\Dalam kasus Toko Roti Surya maka dapat dihitung 100 roti + 200 roti - 150 roti = 150 roti. Selanjutnya, nilai dari masing masing persediaan akan dikalikan dengan harga masing masing persediaan. Dengan metode ini, nilai persediaan dan HPP hanya diketahui pada akhir periode.

Selain mengenal metode perpetual adalah, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari VOI dan follow semua akun sosial medianya!