Bagikan:

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Hamas untuk membebaskan semua sandera di Jalur Gaza, Palestina, mengatakan akan mengirim semua yang dibutuhkan Israel, dalam unggahan di media sosial sambil mengunggah pertemuannya dengan sandera yang berhasil dibebaskan di Gedung Putih.

Selain sandera, Presiden Trump juga mendesak Hamas untuk segera mengembalikan seluruh jenazah Israel yang masih berada di Gaza. Diketahui, delapan jenazah sandera Israel yang tewas di Gaza dipulangkan beberapa waktu lalu, termasuk dua anak kecil.

"Anda dapat memilih. Bebaskan semua Sandera sekarang, jangan nanti, dan segera kembalikan semua mayat orang-orang yang Anda bunuh, atau semuanya akan berakhir bagi Anda," cuit Presiden Trump di akun media sosial X resmi Presiden AS, seperti dikutip 6 Maret.

"Hanya orang sakit dan bejat yang menyimpan mayat, dan Anda sakit dan bejat!" sambung Presiden Trump.

"Saya mengirimkan Israel semua yang dibutuhkannya untuk menyelesaikan tugas, tidak ada satu pun anggota Hamas yang akan aman jika Anda tidak melakukan apa yang saya katakan," cuit Presiden Trump memperingatkan.

Dalam unggahan yang sama, Presiden Trump menyebut ini adalah peringatan terakhir, menyerukan para pemimpin Hamas untuk angkat kaki dari wilayah kantong Palestina.

"Saya baru saja bertemu dengan mantan Sandera Anda yang hidupnya telah Anda hancurkan. Ini peringatan terakhir Anda! Bagi para pemimpin, sekaranglah saatnya untuk meninggalkan Gaza, selagi Anda masih punya kesempatan," cuit Presiden Trump.

Sedangkan kepada rakyat Gaza, Presiden Trump mengatakan masa depan indah menanti mereka, tapi itu akan berubah menjadi neraka jika seluruh sandera tidak segera dibebaskan.

"Kepada rakyat Gaza, masa depan yang indah menanti, tetapi tidak jika Anda menyandera. Jika Anda melakukannya, Anda mati! Ambil keputusan yang cerdas. Bebaskan sandera sekarang atau akan ada neraka yang harus dibayar nanti!" cuit Presiden Trump.

Gedung Putih dalam pernyataannya mengatakan Presiden Trump menerima delapan sandera yang dibebaskan dari Jalur Gaza di Ruang Oval, Gedung Putih.

"Hari ini, Presiden Trump menyempatkan diri untuk bertemu dengan delapan sandera yang dibebaskan dari Gaza. Presiden mendengarkan dengan saksama kisah-kisah memilukan mereka. Para sandera berterima kasih kepada Presiden Trump atas upayanya yang gigih untuk membawa semua sandera pulang," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam sebuah pernyataan, dikutip dari The Times of Israel.