Bagikan:

JAKARTA - Turki menyatakan pihaknya siap menjadi tuan rumah kemungkinan perundingan antara Ukraina dan Rusia.

Ankara mendukung inisiatif apa pun yang mengarah pada perdamaian, menyusul kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov ke Ankara.

Turki anggota NATO yang menjadi tuan rumah pembicaraan awal antara kedua pihak beberapa bulan setelah invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022, ikut membantu mengamankan kesepakatan untuk jalur ekspor biji-bijian yang aman di Laut Hitam.

Berbicara bersama Lavrov pada peringatan ketiga invasi Rusia, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan Ankara menghargai inisiatif perdamaian AS sebagai pendekatan yang “berorientasi pada hasil”, tetapi mengulangi kedua belah pihak harus berpartisipasi untuk mencapai solusi.

“Dalam kerangka itu, kami siap menyumbangkan segala bentuk dukungan terhadap perdamaian yang ingin dicapai melalui perundingan. Kami siap menjadi tuan rumah perundingan ini seperti yang telah kami lakukan sebelumnya,” kata Fidan dilansir Reuters, Senin, 24 Februari.

Meskipun ia tidak mengulangi pendirian lama Ankara yang mendukung integritas wilayah Ukraina, Presiden Turki Tayyip Erdogan mengulanginya dalam pesan video terpisah yang menandai peringatan tersebut.

Ketika ditanya tentang jaminan keamanan yang diminta Ukraina dari Amerika Serikat dan mitra Baratnya untuk mengakhiri perang, Fidan mengatakan Ankara “siap mengambil langkah apa pun yang secara prinsip berkontribusi terhadap perdamaian.”

Lavrov mengatakan posisi Rusia mengenai persyaratan yang diperlukan untuk mengakhiri perang tidak berubah dan pembatalan tawaran Ukraina untuk menjadi anggota NATO tidak dapat dinegosiasikan. Dia kemudian bertemu Erdogan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengunjungi Turki untuk melakukan pembicaraan dengan Erdogan pekan lalu, pada hari yang sama perwakilan AS dan Rusia bertemu untuk melakukan pembicaraan yang bertujuan mengakhiri perang di Riyadh tanpa partisipasi Kyiv.

Zelenskyy mengatakan pada Minggu, dirinya melihat Turki sebagai penjamin keamanan penting bagi Ukraina.