JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade, menyebut Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) bisa diaudit, sebagaimana dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Hal itu disampaikan Andre merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan Danantara harus bisa diaudit setiap saat oleh otoritas berwenang.
"Memang bisa diaudit. Nanti teman-teman bisa lihat undang-undangnya bahwa memang Danantara ini bisa diaudit. Di undang-undangnya dibahas," ujar Andre, Senin, 24 Februari.
Dengan demikian, lanjut Andre, penyelenggaraan Danantara yang akan mengelola aset negara lebih dari 900 miliar dolar AS itu harus dikelola secara profesional dan transparan. Jika terjadi kesalahan, kata Andre, pengelola Danantara bisa diproses secara hukum.
"Dalam undang-undang pun diatur bahwa Danantara ini kalau ada kerugian lalu pihak Danantara tidak bisa membuktikan pengelolaannya, ada kesalahan, mereka bisa diproses secara hukum," katanya.
Andre memahami adanya kekhawatiran dari masyarakat terkait pembentukan BPI Danantara. Namun, menurutnya, Presiden Prabowo ingin mengedepankan transparansi dengan mengundang beragam pihak dalam peluncuran Danantara tersebut.
"Jadi tidak ada yang disembunyikan sama sekali oleh pemerintah," kata legislator Gerindra itu.
Selain itu, sambung Andre, Danantara juga akan dikelola oleh orang-orang profesional yang memiliki kredibilitas, kualitas, serta keilmuan yang baik. Diketahui, BPI Danantara dipimpin oleh Rosan Roeslani sebagai Group CEO, serta dibantu oleh Pandu Sjahrir dan Dony Oskaria.
"Jadi dengan begitu baik niatnya Pak Prabowo dan begitu transparan, kami optimis ini insyaallah akan berhasil," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) atau Danantara Indonesia harus dikelola dengan baik dan transparan. Presiden juga menekankan Danantara harus bisa diaudit setiap saat oleh siapapun.
“Danantara Indonesia untuk itu harus dikelola dengan sebaik-baiknya, dengan sangat hati-hati, dengan sangat transparan, dengan saling mengawasi. Harus bisa diaudit setiap saat oleh siapa pun, karena ini sekali lagi adalah milik anak dan cucu kita, milik generasi penerus bangsa Indonesia,” tuturnya dalam peluncuran Danantara Indonesia, dilansir dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 24 Februari.