Bagikan:

JAKARTA - Gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung meluruskan wacana penerapan sistem 4 hari kerja dalam sepekan ketika mulai memimpin Jakarta. Wacana ini sebelumnya diungkapkan oleh salah satu anggota tim transisi Pramono-Rano yang juga pakar tata kota, Nirwono Joga.

"Memang salah seorang anggota tim transisi pernah menyampaikan mengenai masa kerja yang 4 hari. Saya ingin meluruskan bahwa itu belum menjadi keputusan," kata Pramono di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat, 31 Januari.

Pramono mengaku dirinya memang pernah mewacanakan sistem work from anywhere untuk pegawai yang bekerja di Jakarta. Tujuannya untuk menekan volume kemacetan. Hanya saja, Pramono mengaku wacana ini belum menjadi prioritas.

"Sehingga kerja masih selama 5 hari, tetapi kami akan mendorong apa yang disebut dengan work from everywhere seperti yang selama ini saya lakukan ketika saya menjadi Sekretaris Kabinet," ungkap Pramono.

Pramono kembali menegaskan semangat utama dirinya dan Wagub Jakarta terpilih Rano Karno yang dituangkan dalam program prioritas adalah memperbaiki kehidupan masyarakat yang di bawah. Salah satunya membenahi hunian padat.

"Yang seperti itulah yang harus diperbaiki di Jakarta. Selain persoalan trotoar, kemacetan, lalu lintas, banjir kemarin, dan sebagainya," jelas dia.

Sebelumnya, anggota tim transisi Pramono-Rano, Nirwono Joga menyebut Pramono Anung berencana menerapkan sistem empat hari kerja dalam satu minggu di Jakarta. Dalam artian, terdapat penambahan satu hari libur selain akhir pekan di hari Sabtu dan Minggu.

Hal ini diungkapkan pakar tata kota yang juga merupakan anggota tim transisi Pramono-Rano, Nirwono Joga dalam diskusi bersama Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta.

"Ini lagi tren di kota-kota Eropa sebenarnya, di Skandinavia. Apa itu? Pengurangan hari kerja. Empat hari kerja. Empat hari kerja itu salah satu yang sedang digagas (Pramono)," ujar Nirwono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa, 21 Januari.

Hanya saja, sistem empat hari kerja ini hanya diterapkan saat puncak musim hujan atau puncak musim kemarau. Mengingat, dalam periode musim hujan, Jakarta kerap dilanda banjir. Kemacetan lalu lintas semakin meningkat akibat kendaraan sulit melintas di titik-titik genangan.

Kemudian saat musim kemarau, tingkat pencemaran udara di Jakarta sering kali tergolong tinggi. Bahkan, Jakarta kerap menjadi salah satu kota besar di dunia yang paling berpolusi.

Hanya saja, rencana 4 hari kerja ini masih perlu dimatangkan oleh Pemprov DKI saat Pramono-Rano mulai memimpin Jakarta, serta dikoordinasikan dengan DPRD DKI Jakarta.

Nirwono menuturkan, pemerintah daerah di Jakarta mesti menetapkan apakah dalam penambahan satu hari libur ke kantor tersebut tetap mewajibkan para pegawai untuk bekerja dari rumah dan siswa belajar di rumah atau sepenuhnya diliburkan.

"Tentu yang jadi PR itu 4 hari kerja itu mau hari apa yang mau diliburkan. Sistemnya bagaimana? Apakah 1 hari yang libur itu benar-benar libur, atau masih dalam konteks work from home, atau work from anywhere," urai Nirwono.