JAKARTA - Badan Intelijen Nasional Turki (MIT) menangkap seorang pria bernama Muhammed Dib Korali diduga pelaku serangan bom 2013 di dekat perbatasan Suriah yang menewaskan 53 orang.
Mengutip Reuters, Senin 13 Januari, sumber keamanan Turki menyebutkan, pria itu diduga pelaku bom mobil kembar yang meledakan kota perbatasan Reyhanli di Provinsi Hatay pada 11 Mei 2013.
Saat itu, Turki menuduh kelompok yang setia kepada rezim Presiden Bashar Assad sebagai pelaku serangan tersebut. Sementara pihak Pemerintah Suriah saat Assad memipin membantah keterlibatan itu.
MIT menemukan bahwa Muhammed Dib Korali, yang diduga merencanakan serangan dan menyediakan bom, berada di Suriah, kata sumber tersebut.
MIT menangkap Muhammed Dib Korali dalam operasi lintas batas di Suriah. Terduga pelaku telah diserahkan ke Kepolisian Hatay.
Dalam kasus bom tahun 2013 di perbatasan Suriah ini, seorang warga negara Turki bernama Yusuf Nazik telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Yusuf ditangkap MIT di Suriah pada tahun 2018.