Bagikan:

SUKABUMI - Tim SAR gabungan menemukan jasad seorang pria yang diduga korban banjir bandang di aliran Sungai Cimandiri, Kampung Pajagan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis kemarin.

Korban diketahui bernama Sahroni (45), yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu 4 Desember setelah mengantar anaknya ke sekolah.  

"Melihat kondisi jasad, diperkirakan korban sudah meninggal sekitar 12 jam sebelum ditemukan. Terdapat luka robek di pinggang kiri bawah, dagu, dan goresan lainnya yang kemungkinan akibat benturan dengan benda tumpul," ujar dokter jaga IGD RSUD Palabuhanratu, Sabrina, dikutip ANTARA Jumat, 6 Desember.  

Menurut keterangan keluarga, Sahroni, warga Kampung Ciawitali, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, sempat terhalang longsor di jalan saat mengantar anaknya, Irwansyah (17), menggunakan sepeda motor. Untuk melanjutkan perjalanan, Sahroni menukar motor dengan rekannya yang menggunakan Honda Beat, karena lebih kecil dan dapat melewati jalur tersebut.  

Usai mengantar anaknya, Sahroni melintasi jalan yang sama untuk pulang. Diduga, ia nekat melintasi jalur yang terendam banjir bandang dan akhirnya tergelincir hingga terbawa arus.

Keluarga mulai mencurigai sesuatu ketika Sahroni tidak kembali ke rumah sejak pagi, dan upaya menghubunginya melalui telepon gagal. Pada Kamis pagi, informasi tentang penemuan jasad tanpa identitas di bantaran Sungai Cimandiri tersebar di media sosial. Setelah mendatangi RSUD Palabuhanratu, keluarga memastikan jasad tersebut adalah Sahroni.  

"Setelah diperlihatkan jasadnya oleh petugas kamar jenazah, kami memastikan itu adalah ayah saya," ungkap Irwansyah.  

Jasad Sahroni telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melintasi wilayah terdampak bencana.