JAKARTA - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan Israel "harus dihukum” karena menyerang kompleks kedutaan Iran di Suriah.
Pesawat tempur Israel mengebom konsulat Iran di ibu kota Suriah pada 1 April dalam serangan yang menewaskan tujuh penasihat militer.
“Ketika mereka menyerang konsulat, mereka seolah-olah menyerang wilayah kami,” kata Khamenei dalam pidatonya yang menandai akhir bulan suci Ramadan. “Rezim jahat melakukan kesalahan dan harus dihukum dan memang demikian,” imbuhnya dilansir Reuters, Rabu, 10 April.
Menanggapi Khamenei, Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz mengatakan Israel akan merespons jika Iran menyerang Israel dari wilayahnya sendiri.
“Jika Iran menyerang dari wilayahnya sendiri, Israel akan membalas dan menyerang di Iran,” kata Katz dalam unggahan di platform media sosial X.
Iran mendukung kelompok-kelompok yang ikut terlibat dalam konflik di wilayah tersebut sejak Israel melancarkan invasi ke Gaza menyusul serangan Hamas terhadap Israel selatan pada 7 Oktober.
Sekitar 33.360 warga Palestina tewas dalam enam bulan penyeranagn Israel di Gaza.
Serangan Hamas pada 7 Oktober terhadap Israel menewaskan 1.200 orang, menurut penghitungan Israel.
Kelompok Hizbullah Lebanon yang didukung Iran setiap hari saling baku tembak dengan Israel.
Sementara kelompok Irak menembaki pasukan AS di Suriah dan Irak, sedangkan Houthi Yaman menargetkan kapal-kapal di Laut Merah dan Teluk Aden.