Bagikan:

JAKARTA - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memaparkan kronologi jatuhnya pesawat Susi Air jenis Pilatus Porter PC-6 dengan nomor penerbangan PK BVM di Timika, Papua.

Awalnya, pesawat dengan pilot Capt. Doyle Peter take off dari Bandara Timika pukul 05.34 WIT menuju Duma. Rencananya, pesawat tiba di Bandara Duma pukul 05.54 WIT. Namun, Basarnas mendapat laporan pesawat hilang kontak.

"Pada Pukul 06.00 WIT Basarnas Command Center di Jakarta mendeteksi sinyal distress alert dari pesawat dengan registrasi PK BVM milik Susi Air tersebut," tulis keterangan akun Instagram sar_nasional pada Kamis, 23 Juni.

Diperkirakan, pesawat dengan enam orang penumpang dan satu pilot orang tersebut jatuh di Koordinat 04°02' 54.00"S / 136° 43' 0600E, jarak 38 Miles, radial 343.81° dari Timika.

Kantor SAR Timika yang menerima berita tersebut langsung berkoordinasi dengan instansi terkait dan menyiapkan 1 tim SAR untuk melaksanakan Operasi SAR.

"Pada pukul 06.14 WIT tim SAR Kantor SAR Timika sudah berada di Bandara Moses Kilangi untuk merencanakan proses operasi SAR Bersama instansi terkait," tulisnya.

Lalu, pada pukul 11.16 WIT, tim SAR gabungan dari Kantor SAR Timika dan TNI AU diberangkatkan menuju lokasi jatuhnya pesawat menggunakan Heli Caracal TNI AU untuk mengevakuasi korban.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudujiastuti menyebut semua penumpang termasuk pilot pesawat Susi Air yang mengalami kecelakaan di Timika, Papua dikabarkan selamat.

"Jam 09.00 captain pilot dan semua penumpang selamat," tulis Susi dalam akun Twitter susipudjiastuti.

https://twitter.com/susipudjiastuti/status/1539789143945146368

Susi menyebut, saat ini tim evakuasi Badan SAR Nasional (Basarnas) dan TNI tengah melakukan upaya evakuasi di titik jatuh pesawat miliknya tersebut.

"Mohon doa semua proses evakuasi dari Lokasi bisa lancar dan mudah," ujar Susi.