Bagikan:

JAKARTA - Keluarga pria yang ditemukan tewas di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Lenteng Agung menyebut bahwa korban sebenarnya baru satu bulan tinggal di Jakarta. Sebelumnya, pria 52 tahun berinisial SL, tinggal di Medan, Sumatera Utara. Pria itu terlihat kejang-kejang sebelum akhirnya meninggal dunia tergeletak di JPO.

Cucu korban inisial R (16) mengatakan, SL meninggal dengan posisi tergeletak pada Senin, 30 Mei, malam. Dia juga mengatakan bahwa kakeknya itu ditemukan dengan luka dibagian kepala. Menurutnya, luka itu akibat terbentur pagar JPO.

Dirinya menambahkan, bila kakeknya ini keluar rumah sejak Senin, 30 Mei, siang hari. Ia mengaku terakhir bertemu sang kakek saat berangkat ke sekolah.

“Pas saya berangkat sekolah ada di rumah, nah saya balik sekolah, ia sudah gak ada di rumah,” kata R, Senin, 30 Mei, malam.

R juga mengungkapkan bahwa kakeknya ini baru sebulan tinggal bersamanya di Jakarta. Sebelumnya sang kakek tinggal di Medan, Sumatera Utara.

"Opung memang dari Medan, cuma sekarang udah satu bulan lebih tinggal sama saya di rumah, di Jakarta," tutupnya.