أنشرها:

DEPOK - Pemerintah Indonesia kembali menegaskan diplomasi budaya sebagai kekuatan strategis. Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan “The Bust of Leo Tolstoy” di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Depok, Rabu (3/12). Peresmian ini menjadi penanda 75 tahun hubungan budaya Indonesia–Rusia dan dorongan baru bagi kerja sama sastra kedua negara.

Dalam sambutannya, Fadli menyebut patung Tolstoy bukan sekadar simbol persahabatan, tetapi bagian dari komitmen Indonesia membawa sastra ke panggung internasional. Ia bahkan membuka peluang kontribusi serupa dari Indonesia. “Ke depan kita berharap dapat menyumbangkan patung Chairil Anwar di UI atau ruang publik lain,” kata Fadli.

Menbud menegaskan sastra adalah pilar kuat budaya nasional. Ia menyebut karya Tolstoy seperti War and Peace dan Anna Karenina sebagai bukti bahwa sastra mampu membentuk cara pandang dunia. “Sastra Rusia adalah salah satu yang terbaik di dunia, berdampingan dengan sastra Indonesia,” ujarnya.

Fadli juga menyoroti semakin banyak mahasiswa Indonesia yang belajar di Rusia. Ia mendorong perluasan kerja sama budaya melalui program residensi, pengembangan museum, hingga produksi film bersama. “Hubungan budaya Indonesia dan Rusia semakin erat. Kita bisa bersinergi lebih jauh di sektor warisan budaya maupun co-production film,” tambahnya.

Dari pihak Rusia, H.E. Lilia Gumerova menekankan nilai pendidikan dalam karya-karya Tolstoy dan menyebut Indonesia dan Rusia berbagi nilai luhur yang sama.

Peresmian patung ditandai pengguntingan pita, pembacaan dongeng Rusia oleh Menteri Fadli, penampilan tari dan musik Rusia, serta kuliah umum “Study of LN Tolstoy in Indonesia” oleh Prof. Mina Elfira.

Acara juga dihadiri delegasi tinggi Federasi Rusia, pimpinan FIB UI, dan jajaran Kementerian Kebudayaan. Fadli menutup acara dengan pesan bahwa budaya adalah kekuatan pengikat. “Semoga hubungan Indonesia–Rusia semakin kuat dan maju bersama,” ujarnya.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+