أنشرها:

JAKARTA - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan menghentikan pengayaan uranium 100 persen bertentangan dengan kepentingan Iran. Teheran menolak tuntutan utama AS dalam pembicaraan untuk menyelesaikan pertikaian selama puluhan tahun atas ambisi nuklir Teheran.

Proposal AS untuk kesepakatan nuklir baru disampaikan kepada Iran pada Sabtu pekan lalu Oman, yang memediasi pembicaraan antara Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dan utusan Timur Tengah Presiden Donald Trump, Steve Witkoff.

Setelah lima putaran perundingan, beberapa masalah yang sulit dijembatani masih ada, termasuk desakan Iran untuk mempertahankan pengayaan uranium di wilayahnya dan penolakan Teheran untuk mengirim seluruh persediaan uranium yang diperkaya ke luar negeri - bahan baku yang mungkin untuk bom nuklir.

Khamenei, yang memiliki keputusan akhir dalam semua masalah negara, tidak mengatakan apa pun tentang penghentian perundingan.

 

Dia mengatakan usulan AS bertentangan dengan keyakinan negara Iran pada kemandirian dan prinsip 'Kita Bisa'.

"Pengayaan uranium adalah kunci program nuklir kita dan musuh telah berfokus pada pengayaan," kata Khamenei dalam pidato yang disiarkan televisi untuk memperingati hari kematian pendiri Republik Islam, Ayatollah Ruhollah Khomeini dilansir Reuters, Rabu, 4 Juni.

"Usulan yang diajukan Amerika 100% bertentangan dengan kepentingan kita. Para pemimpin Amerika yang kasar dan arogan berulang kali menuntut agar kita tidak memiliki program nuklir. Siapa Anda yang memutuskan apakah Iran harus memiliki pengayaan?," sambungnya.

Teheran mengatakan ingin menguasai teknologi nuklir untuk tujuan damai dan telah lama membantah tuduhan oleh negara-negara Barat mereka berusaha mengembangkan senjata nuklir.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+