Apa Itu PBX Finder, Alat Pelacak Kecil yang Kini Jadi Sorotan Usai Kasus Mahasiswa UGM
YOGYAKARTA - Nama PBX Finder tiba-tiba ramai diperbincangkan di Indonesia. Bukan karena kecanggihan teknologinya semata, melainkan karena ditemukan secara mencurigakan di kolong mobil seorang aktivis mahasiswa. Lantas, apa itu PBX Finder sebenarnya, dan bagaimana cara kerjanya?
Perangkat ini sebenarnya dirancang sebagai alat pelacak yang sah. Ukurannya kecil, mudah disisipkan ke berbagai benda, dan bekerja secara senyap tanpa perlu koneksi GPS mandiri. Wajar jika keberadaannya bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Mengenal Apa Itu PBX Finder
Dilansir dari laman Device Report, PBX Finder adalah perangkat pelacak lokasi pintar (smart tracking device) berukuran kecil yang terintegrasi langsung dengan jaringan Apple Find My.
Perangkat ini dirancang untuk memberikan solusi pelacakan barang yang aman dan mudah digunakan, mulai dari kunci, dompet, hingga berbagai barang berharga lainnya.
PBX Finder tersedia dalam beberapa varian, salah satunya model DK01 dengan dimensi 70mm x 60mm yang dilengkapi baterai Li-Ion 155mAh yang mendukung pengisian daya nirkabel.
Ada pula varian yang menggunakan baterai koin CR2032 yang mudah diganti. Baterai jenis ini diklaim mampu bertahan hingga 12 bulan pemakaian.
Cara Kerja PBX Finder
PBX Finder merupakan perangkat tag Bluetooth yang memanfaatkan jaringan Apple Find My untuk melacak barang yang hilang, tanpa memerlukan biaya berlangganan atau GPS tersendiri. Cara kerjanya sederhana namun efektif.
Saat perangkat berada dalam jangkauan Bluetooth perangkat Apple milik orang lain di sekitarnya, lokasi akan terkirim secara otomatis ke pemilik. Prosesnya berjalan dengan enkripsi penuh, dan data lokasi tidak pernah tersimpan di server Apple.
Hal ini menjadikan sistem pelacakannya bersifat anonim sekaligus aman secara privasi, setidaknya dalam konteks penggunaan yang sah.
Untuk mengaktifkan perangkat, pengguna cukup menekan tombol sekali, membuka aplikasi Find My di iPhone, lalu menambahkan perangkat melalui menu "Add Other Item". Kompatibilitasnya mencakup iOS dan iPadOS versi 14.5 ke atas.
Baca juga: Studi Baru: Nyamuk Bisa Belajar Tertarik pada Obat Antinyamuk
اقرأ أيضا:
Ditemukan di Kolong Mobil Aktivis UGM
Nama PBX Finder mencuat ke publik setelah sebuah insiden mengejutkan terjadi di Yogyakarta. Mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada, Tiyo Ardianto, mengklaim bahwa sebuah perangkat pelacak bernama PBX Finder ditemukan di bawah sasis mobil yang ia tumpangi.
Kejadian ini terungkap tak lama setelah Tiyo ikut serta dalam aksi demonstrasi bersama mahasiswa dan gerakan sipil di Gejayan, Yogyakarta, pada Sabtu, 13 Juni 2026. Ia mengaku menyadari adanya notifikasi penting di ponselnya yang menginformasikan bahwa sebuah perangkat pelacak sedang bergerak bersamanya.
Tiyo kemudian memeriksa mobil tersebut yang merupakan kendaraan milik saudaranya yang ia pinjam karena merasa tidak aman dalam perjalanan belakangan ini. Hingga akhirnya Tiyo menemukan satu perangkat pelacak terpasang di bawah mobil. Ia mengaku tidak mengetahui siapa yang memasangnya.
Selain itu, sejumlah rekan sesama anggota BEM UGM juga dilaporkan menerima pesan dari nomor tak dikenal. Tiyo menyebut sudah ada sekitar 30 pesan yang masuk sejak 13 Juni kepada teman-temannya dari nomor yang sama. Situasi ini memperlihatkan bahwa ancaman bukan hanya datang secara fisik, tapi juga digital.
PBX Finder sejatinya adalah produk legal yang dijual bebas di berbagai platform e-commerce global. Penggunaan yang sah mencakup melacak tas, koper di bandara, atau kendaraan pribadi.
Namun kasus Tiyo membuktikan bahwa teknologi yang sama bisa disalahgunakan untuk memata-matai seseorang tanpa sepengetahuannya. Ini adalah ironi yang patut menjadi perhatian serius.
Kasus PBX Finder yang ditemukan di mobil aktivis UGM menjadi pengingat penting bahwa kemajuan teknologi selalu punya dua sisi. Pantau terus perkembangan berita teknologi dan isu-isu terkini lainnya hanya di VOI.