OMNI Hospitals Milik Konglomerat Eddy Kusnadi Sariaatmadja Mau Rights Issue 1,71 Miliar Saham, Minta Restu di RUPSLB 26 Oktober

JAKARTA - Pengelola Omni Hospitals, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk bakal melakukan aksi korporasi. Emiten rumah sakit milik konglomerat Eddy Kusnadi Sariaatmadja itu akan melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Sabtu 18 September, perusahaan berkodesaham SAME ini berencana menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 1,71 miliar atau 10 persen dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

"Saham yang akan dikeluarkan oleh perseroan adalah saham atas nama dengan nilai nominal yang sama dengan nilai nominal saham perseroan yang telah dikeluarkan yaitu Rp20," ungkap manajemen OMNI Hospitals.

Lebih lanjut, dana dari private placement ini akan digunakan untuk investasi dan memperkuat modal kerja serta pengembangan usaha perseroan. Hal ini juga seiring dengan upaya SAME memperluas fasilitas, sarana, dan rumah sakit yang dapat memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh kepada masyarakat.

Manajemen OMNI Hospitals menyebut masih dalam proses menemukan calon pemodal eksternal yang akan berpartisipasi dalam private placement ini. Adapun, calon pembeli siaga itu disebut tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan.

Untuk melancarkan aksi korporasi ini, SAME akan meminta restu dari pemegang saham perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 26 Oktober 2021. Perseroan memiliki jangka waktu setidaknya 2 tahun sejak RUPSLB untuk mengeksekusi private placement tersebut.