Menteri Agus: Tumbuhnya Industri Kecil dan Menengah Dapat Ciptakan Lapangan Kerja Baru

JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan peran industri kecil dan menengah (IKM) terhadap perekonomian Indonesia cukup besar saat ini. Agus optimistis dengan meningkatnya pertumbuhan IKM di dalam negeri, maka secara otomatis akan menciptakan lapangan kerja baru.

"Dengan tumbuhnya industri kecil yang ada di Indonesia itu akan bisa menciptakan perekonomian yang pada gilirannya bisa menciptakan tenaga kerja atau penerapan tenaga kerja," ujarnya dalam peluncuran Peningkatan Mutu Sistem Pengadaan BUMN, Kamis, 9 September.

Agus mengatakan IKM juga memiliki peran penting bagi Kementerian Perindustrian. Salah satunya dalam memperkuat struktur industri manufaktur di Tanah Air.

"Kalau bisa ditangkap dengan adanya COVID-19 tahun lalu bahwa banyak sekali peluang-peluang industri yang masih bolong-bolong," katanya.

Karena itu, kata Agus, Kementerian Perindustrian ingin mendorong IKM bida turut ambil bagian dalam program substitusi impor 35 persen di 2022. Agus mengatakan dengan keterlibatan IKM di dalam program ini, maka pada akhrinya struktur industri manufaktur di tanah air semakin kuat.

"Saya sangat yakin dan berharap bahwa program substitusi impor ini bisa berjalan dengan baik termasuk di dalamnya adalah upaya kita untuk memperkuat struktur industri manufaktur yang ada di Indonesia," katanya.

UMKM bukan pesaing perusahaan negara

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir juga mengingatkan kepada perusahaan pelat merah mengenai UMKM bukan pesaing. Justru UMKM merupakan mitra bisnis. Integrasi keduanya memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Ini bukan waktunya BUMN jadi menara gading, kita harus bisa berkompetisi di market terbuka dan jadi lokomotif UMKM di belakangnya. Karena itu kita bicara jangan sampai BUMN untung, tapi UMKM pailit," tuturnya.

Erick mengatakan program pengadaan barang dan jasa atau procurement digital yang sudah dikembangkan BUMN adalah PaDi UMKM. Melalui program ini, para UMKM bisa mengakses tender pengadaan barang dan jasa para BUMN secara online. Di sisi lain, UMKM juga dapat memposting produknya untuk bisa dibeli para BUMN.