Komplotan Teroris Ukraina Ditangkap di Rusia

JAKARTA - Tiga orang ditangkap di tiga tempat di Rusia, yakni Republik Adygea, wilayah Tyumen, dan KraiKrasnodar, karena diduga bekerja sama dengan Ukraina untuk merencanakan serangan teroris terhadap personel militer Rusia serta fasilitas transportasi dan energi.

"Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) telah menahan tiga orang yang bekerja sama dengan intelijen Ukraina di Republik Adygea, wilayah Tyumen, dan Krai Krasnodar," menurut pernyataan FSB pada Rabu, 17 Juni dilansir ANTARA dari Sputnik.

Ketiga orang yang ditangkap itu berencana melakukan aksi sabotase dan terorisme terhadap anggota angkatan bersenjata Rusia, organisasi sukarelawan pendukungpeserta operasi militer khusus, fasilitas infrastruktur transportasi, serta sektor bahan bakar dan energi di wilayah-wilayah tersebut,tambah pernyataan itu.

FSB menerangkan aktivitas ilegal para tersangka itu segera diidentifikasi dan ditindak. Dari para tersangka, petugas menyita sebuah bom rakitan yang dibuat menggunakan bahan peledak asing.

"Pemeriksaan terhadap perangkat komunikasi milik para tahanan mengungkap adanya korespondensi dengan pihak pengendali dari Ukraina yang berisi instruksi mengenai pelaksanaan serangan teroris yang direncanakan," demikian pernyataanFSB.

Menurut pernyataan tersebut, kasus pidana telah dibuka terhadap para tersangka berdasarkan pasal-pasal terkait persiapan serangan teroris dan kepemilikan bahan peledak atau alat peledak ilegal.