Mbah Marsiyah, Penjual Bubur Asal Kediri Menjadi Jemaah Haji Tertua Tahun 2026

JAKARTA - Mbah Marsiyah, penjual bubur asal Kediri, Jawa Timur, Indonesia dilaporkan menjadi jemaah Haji tertua yang melaksanakan Ibadah Haji pada tahun 1447 Hijriah atau 2026.

Wanita berusia 104 tahun ini adalah salah satu dari 221.000 warga Indonesia yang diizinkan untuk melaksanakan ibadah haji sebagai bagian dari jemaah haji dari Tanah Air tahun 2026.

Marsiyah pertama kali mendaftar haji pada tahun 2021, setelah menabung selama bertahun-tahun untuk mewujudkan mimpinya pergi ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji.

"Saya menjual bubur tradisional. Saya menabung sedikit demi sedikit. Saya memasukkan (uang) ke dalam kaleng, dan menyimpannya. Jika ada kekurangan, putra saya menambahkannya," jelasnya kepada Pusat Media Haji, dilansir dari Arab News (29/5).

Awalnya, Mbah Marsiyah merahasiakan mimpinya menunaikan Ibadah Haji.

"Saya tidak memberi tahu siapa pun bahwa saya menyisihkan uang untuk menabung untuk haji,” katanya.

Bahkan, kerabat dekat dan tetangganya tidak diberitahu. Tetapi setelah tabungannya terkumpul, Mbah Marsiyah mulai memberi tahu orang-orang di sekitarnya.

Dengan menabung sedikit demi sedikit selama bertahun-tahun, akhirnya Mbah Marsiyah berhasil mengumpulkan cukup uang untuk mendaftar Haji.

Marsiyah, yang lahir pada 1 Juli 1921, masih bisa berjalan perlahan dengan bantuan tongkat, tetapi menggunakan kursi roda untuk sebagian besar perjalanannya.

Ia tiba di Makkah pada pagi hari Jumat (22 Mei), didampingi oleh putrinya yang berusia 67 tahun, Muidah.

Sementara itu, ketua Kelompok Keberangkatan Surabaya ke-112 Indonesia, Abiswatun Nadhiroh, menyatakan pada hari kedua Haji, Marsiyah dalam keadaan sehat dan "siap untuk berpartisipasi dalam semua aspek ibadah haji."