Calon Presiden Real Madrid: Saya Punya Dua Bintang yang Akan Saya Rekrut jika Terpilih
JAKARTA - Calon presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, mengklaim memiliki dua bintang internasional yang tidak disebutkan namanya untuk memperkuat tim jika ia terpilih menggantikan Florentino Perez.
Real Madrid akan mengadakan pemilihan untuk pertama kalinya dalam 20 tahun, setelah pencalonan Riquelme untuk menghadapi Perez secara resmi disetujui oleh komisi pemilihan klub pada Minggu, 24 Mei 2026, waktu setempat.
Perez, 79 tahun, mengadakan pemungutan suara anggota setelah Real Madrid mengakhiri musim kedua berturut-turut tanpa memenangi trofi besar.
Sekarang ia akan menghadapi taipan energi terbarukan Riquelme, 37 tahun, dalam pemilihan tanpa calon tunggal pertama sejak 2006.
Baca juga:
"Kami telah merekrut dua bintang internasional. Saya memiliki kesepakatan bahwa jika saya menjadi presiden, dua bintang internasional besar akan bermain untuk Real Madrid."
"Dua bintang yang diperlukan untuk tim, proyek olahraga dalam jangka pendek, menengah, dan panjang," kata Riquelme kepada surat kabar ABC dalam sebuah wawancara pada Senin, 25 Mei 2026, waktu lokal, tanpa menyebutkan nama pemain yang terlibat.
Riquelme melanjutkan dengan mengatakan bahwa ia mungkin akan mengonfirmasi identitas para pemain selama kampanye presiden, yang dijadwalkan berlangsung hingga dua minggu ke depan sesuai dengan statuta klub.
Riquelme membuka markas kampanyenya pada Senin, 25 Mei 2026, di seberang jalan dari Stadion Bernabeu.
Terlepas dari itu, Perez telah memimpin Real Madrid sejak 2000, dengan jeda tiga tahun setelah mengundurkan diri pada 2006. Ia terpilih tanpa lawan pada 2009, 2013, 2017, 2021, dan 2025.
ESPN telah melaporkan bahwa mantan Manajer Real Madrid, Jose Mourinho, telah menyetujui kontrak dua tahun untuk kembali ke klub sebagai pelatih, tetapi saat ini belum jelas kapan konfirmasi resmi pengangkatannya akan datang mengingat adanya proses pemilihan presiden.
Real Madrid memulai musim ini dengan Xabi Alonso sebagai pelatih, sebelum ia dipecat pada Januari 2026 dan digantikan oleh pelatih tim cadangan, Alvaro Arbeloa.
Requelme pun turut memberi komentar terkait kursi manajer yang limbung selama kepemimpinan Perez tanpa gelar dalam dua musim berturut-turut itu.
"Jika saya menjadi presiden, kami akan mengevaluasi (kembalinya Mourinho). Namun, kami ingin menciptakan proyek jangka panjang."
"Keputusan untuk mendatangkan (Alonso) adalah tepat dan kesalahan untuk memecatnya. Anda tidak bisa menciptakan proyek dalam tiga bulan. Dia kekurangan waktu dan kemampuan untuk mengambil keputusan," ujar Riquelme.
Kendati begiitu, Riquelme tidak mau mengungkapkan siapa pelatih pilihannya.
"Saya menyukai (Jurgen) Klopp, tetapi ada pelatih lain yang juga saya sukai. Real Madrid tidak bisa bereksperimen dengan pelatih. Mungkin (Arbeloa) tidak tepat untuk saat itu," tuturnya.
Riquelme juga mengatakan dia akan menunjuk Direktur Olahraga Los Blancos jika dia memenangi pemilihan.
"Saya sudah punya satu orang dalam pikiran. Kami akan mengumumkannya dalam beberapa hari ke depan," katanya.
Sementara itu, pelatih Tim Nasional Spanyol, Luis de la Fuente, mengumumkan skuad 26 pemainnya untuk Piala Dunia 2026 pada Senin, 25 Mei 2026, tanpa memasukkan pemain Real Madrid, setelah Dean Huijsen bergabung Dani Carvajal yang juga dicoret.
"Ini membuat saya sedih. Namun, ini adalah realita dari bertahun-tahun tanpa manajemen profesional. Ketika keputusan olahraga diambil di kantor dan bukan oleh orang-orang yang tahu tentang manajemen olahraga, hal-hal seperti ini terjadi," kata Riquelme.