Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Gelontorkan Insentif Transportasi Semester II-2026
JAKARTA - Pemerintah tengah menyiapkan berbagai insentif di sektor transportasi guna menjaga daya beli masyarakat pada semester II tahun 2026.
Program tersebut meliputi potongan harga transportasi darat maupun udara yang akan berlaku selama masa liburan sekolah dan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp190 miliar untuk program diskon transportasi saat liburan sekolah.
Ia menambahkan bahwa program ini diperkirakan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 3,07 juta masyarakat.
"Nah itu disiapkan langsung, dimana untuk liburan sekolah disiapkan anggaran sebesar Rp190 miliar, penerima manfaatnya sebesar 3.074.889 orang," ujarnya kepada awak media, Selasa, 26 Mei.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan insentif serupa untuk periode Nataru dengan anggaran sebesar Rp161,4 miliar, dan program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 2,87 juta penerima manfaat.
"Sedangkan ini nanti disiapkan juga untuk Nataru, kita sudah persiapkan, anggarannya Rp161,4 miliar, dan penerima manfaatnya 2.874.381 orang," katanya.
Airlangga menambahkan di sektor penerbangan, pemerintah kembali menghadirkan potongan harga tiket pesawat kelas ekonomi sebesar 30 persen serta fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).
Baca juga:
Ia mengatakan bahwa kebijakan ini ditujukan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama musim liburan.
Adapun, pemerintah menyiapkan anggaran Rp472,7 miliar untuk program diskon tiket pesawat selama periode liburan sekolah dengan target sekitar 2,3 juta penumpang kelas ekonomi.
Sementara itu, pada periode Nataru, pemerintah juga akan memberikan fasilitas PPN DTP bagi penumpang pesawat dengan total anggaran mencapai Rp722 miliar dan diproyeksikan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 3,7 juta penumpang.