Hujan Sedang hingga Lebat Diprediksi Guyur Jakarta Beberapa Hari ke Depan, BPBD Siagakan Personel dan Perahu Karet 

JAKARTA - Potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan masih mengguyur seluruh wilayah Jakarta beberapa hari ke depan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pun menyiagakan personel hingga perlengkapan evakuasi untuk mengantisipasi banjir dan genangan.

Berdasarkan infografis prakiraan cuaca yang dirilis Pemprov DKI Jakarta, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Kepulauan Seribu.

Memasuki Rabu, 27 Mei 2026, intensitas hujan diprakirakan mulai menurun. Seluruh wilayah Jakarta diprediksi mengalami hujan ringan sepanjang hari.

Cuaca kemudian berangsur membaik pada Kamis, 28 Mei 2026. Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diprediksi cerah. Sementara Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu masih berpotensi diguyur hujan ringan. Adapun pada Jumat, 29 Mei 2026, seluruh wilayah Jakarta diprakirakan cerah.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi atmosfer yang dirilis BMKG sebagai dasar penentuan langkah kesiapsiagaan.

"BPBD terus memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan perkembangan kondisi atmosfer yang dikeluarkan oleh BMKG. Informasi tersebut menjadi dasar dalam penyusunan langkah kesiapsiagaan dan penyebaran peringatan dini kepada masyarakat," kata Maruli kepada wartawan, Selasa, 26 Mei.

BPBD juga menyiagakan personel di sejumlah wilayah rawan banjir dan genangan. Sejumlah peralatan pendukung dipastikan siap digunakan jika sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat.

"Personel BPBD, petugas penanggulangan bencana, serta unsur terkait disiagakan di wilayah rawan banjir dan genangan. Peralatan pendukung seperti perahu karet, pompa portabel, kendaraan operasional, serta perlengkapan evakuasi dipastikan dalam kondisi siap digunakan," ujarnya.

Selain itu, BPBD melakukan pemantauan tinggi muka air di sungai, waduk, dan pintu air yang berpotensi memicu genangan ketika curah hujan meningkat.

XPetugas di lapangan melakukan patroli dan pelaporan secara berkala untuk memastikan respons dapat dilakukan lebih cepat," ycap Marulitua.

Informasi cuaca dan potensi banjir juga disebarluaskan melalui media sosial, aplikasi, hingga jaringan komunikasi kebencanaan agar masyarakat bisa lebih cepat menerima peringatan dini.

BPBD juga memastikan lokasi pengungsian sementara beserta dukungan logistik dasar telah disiapkan apabila evakuasi warga diperlukan.

Dalam penanganan banjir dan genangan, BPBD bertindak sebagai koordinator lintas sektor. Dinas Sumber Daya Air bertugas mengoperasikan pompa dan mengendalikan aliran air, sementara Dinas Gulkarmat membantu proses evakuasi warga terdampak.

Di sisi lain, Dinas Perhubungan disiapkan untuk melakukan rekayasa lalu lintas di lokasi terdampak banjir. Dinas Kesehatan menyiapkan layanan kesehatan dan mengantisipasi penyakit pascabanjir, sedangkan Dinas Sosial bertanggung jawab terhadap kebutuhan dasar pengungsi.