Guardiola Yakin Jeremy Doku Punya Mentalitas yang Mampu Menyaingi Vinicius dan Yamal
JAKARTA - Pep Guardiola mengatakan Jeremy Doku memiliki kemampuan untuk menyaingi Vinicius Junior dan Lamine Yamal sebagai salah satu pemain sayap terbaik di dunia.
Penyerang asal Belgia itu mencetak gol menakjubkan dalam kemenangan Manchester City atas Brentford 3-0 pada 9 Mei 2026.
Gol tersebut menyusul gol-gol penting melawan Everton dan Southampton. Pemain berusia 23 tahun itu telah mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut untuk pertama kalinya, sebelum Manchester City menang 3-0 atas Crystal Palace di Liga Inggris dan menjuarai Piala FA usai menekuk Chelsea 1-0 di final.
Dengan Doku dalam performa terbaiknya di Manchester City, Guardiola ditanya setelah kemenangan atas Brentford apakah ia bisa mencapai level yang sama dengan Vinicius dan Yamal.
Baca juga:
"Ya, tentu saja. Selalu menerima tekanan. Selalu menerima itu. Hal itu sangat menyenangkan. Kami sangat senang. Sekarang dia memenangi pertandingan. Namun, dia selalu sangat, sangat bagus," kata Guardiola.
Doku baru-baru ini menyatakan bahwa kurangnya gol yang dicetak dibandingkan dengan beberapa pemain sayap lain membuatnya belum diakui sebagai salah satu pemain sayap terbaik di dunia.
Namun, Guardiola menegaskan bahwa semuanya dimulai dengan memiliki pola pikir yang tepat.
"Itu tergantung pada mentalitas Anda. Saya ingin menjadi salah satu pemain sayap terbaik di dunia. Jika tidak, Anda berada di zona nyaman dan Anda berkata, tidak, tidak apa-apa, tidak apa-apa."
"Seharusnya Anda berkata, saya selalu berusaha, dengan dribel dan sebagainya. Saya katakan, saya ingin menjadi salah satu yang terbaik dari yang terbaik. Saat itulah Anda mencapai level itu," ujar Guardiola.
Harapan Manchester City untuk meraih gelar juara Liga Inggris masih terbilang masih sangat sengit. Arsenal masih unggul lima poin di puncak klasemen setelah menumbangkan Burnley 1-0 pada Selasa, 19 Mei 2026, dini hari WIB.
The Citizens baru akan menjalani laga pekan ke-37 melawan Bournemouth pada Rabu, 20 Mei 2026, dini hari WIB. Artinya, pasukan Guardiola harus menang.
Jika skenarionya demikian, Manchester City tinggal berselisih dua poin dari Arsenal dengan partai pemungkas liga akan menjadi penentu siapakah yang merengkuh gelar Liga Inggris musim ini.