Otorita: Investasi Nasional dan Internasional Terus Bangun IKN

JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyebut investasi nasional dan internasional terus bersbersama membangun IKN, yang berlokasi di sebagai wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Pelaku usaha nasional dan internasional terus terlibat dalam melakukan pembangunan di IKN," ujar Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, di Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa.

Pembangunan IKN tidak pernah berhenti, ujarnya, seiring dengan hidupnya ekosistem perkotaan. Kehadiran investasi terlihat pada berbagai sektor, mulai dari hunian, infrastruktur, energi, akomodasi, pusat olahraga, hingga fasilitas komersial.

Hingga kini ada 75 perjanjian kerja sama investasi, dengan 11 perjanjian kerja sama berasal dari investor luar negeri dengan delapan perusahaan, antara lain dari Korea Selatan, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia dan Singapura, dan 64 perjanjian kerja sama berasal dari pelaku usaha dalam negeri.

Nilai estimasiinvestasi di ibu kota baru Indonesia saat ini tercatat dari investasi swasta murni sekitar Rp60,29 triliun, serta fasilitas publik dan penugasan kepada kementerian/lembaga kisaran Rp12,10 triliun.

"Tercatat keberlanjutan pembangunan IKN ditopang kepercayaan investor melalui nilai investasi yang telah mencapai Rp72,39 triliun," jelasnya.

Investasi yang masuk memberikan sinyal para investor mulai membaca IKN sebagai pasar masa depan, penanaman modal tersebut menjadi jembatan dari pembangunan menuju kehidupan kota berkelanjutan.

"Infrastruktur dasar, hunian, energi, layanan publik dan aktivitas ekonomi mulai terbentuk, artinya kota mulai hidup," katanya.

Aktivitas perekonomian mulai tumbuh di ibu kota baru Indonesia, antara lain bisnis makanan, minuman, dan usaha penunjang kebutuhan masyarakat lainnya, baik bagi pekerja maupun pengunjung yang beraktivitas di kawasan IKN.

Masuknya investasi ditegaskan Troy Pantouw menunjukkan kepercayaan terhadap IKN terus berjalan sebagai masa depan Indonesia dengan membangun ekosistem kehidupan, layanan, hunian dan berbagai aktivitas ekonomi bagi masyarakat.