Tim Gabungan Intensif Evakuasi dan Salurkan Bantuan Darurat Bencana Banjir Bandang di Bone
JAKARTA -Penanganan secara intensif terhadap banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan terus dilakukan tim gabungan dengan membantu mengevakuasi warga dan menyalurkan bantuan darurat.
"Aparat dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, Brimob, Satpol PP, hingga relawan diterjunkan untuk membantu evakuasi warga terdampak dan menyalurkan bantuan darurat di lokasi banjir," kata Kepala Operasional Basarnas Sulsel Andi Sultan di Makassar, Sabtu.
Dia mengatakan banjir yang terjadi akibat hujan deras disertai pasang air laut tersebut merendam ratusan rumah warga di Kecamatan Tanete Riattang dan Tanete Riattang Timur.
Ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan mencapai dua meter sehingga aktivitas masyarakat lumpuh dan banyak warga terjebak di dalam rumah.
Tim SAR gabungan menggunakan perahu karet mengevakuasi warga, terutama lansia, anak-anak, dan warga yang berada di kawasan dengan genangan tinggi seperti Kelurahan Bajoe dan Panyula.
Sejumlah warga juga dipindahkan ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari risiko banjir susulan.
Selain melakukan evakuasi, petugas mendistribusikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, air bersih, selimut, dan kebutuhan darurat lainnya kepada warga terdampak.
Posko siaga bencana didirikan guna memudahkan koordinasi penanganan dan pendataan korban.
Baca juga:
Andi Sultan mengatakan banjir dipicu curah hujan tinggi yang bersamaan dengan air laut pasang, sehingga aliran air tersendat dan meluap ke permukiman warga.
Petugas masih bersiaga di sejumlah tempat rawan untuk mengantisipasi kondisi cuaca yang belum stabil. Dalam peristiwa tersebut, dua warga dilaporkan meninggal dunia.
Pemerintah daerah bersama tim gabungan kini fokus mempercepat penanganan dampak banjir serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.