Selat Hormuz Diblokade, Kapal Minyak Korea Selatan Lewat Laut Merah

JAKARTA - Korea Selatan kembali mengirim minyak lewat jalur alternatif setelah Selat Hormuz diblokade Iran lebih dari sebulan.

Yonhap dikutip Jumat, 8 Mei melaporkan, satu kapal tanker minyak Korea Selatan berhasil melintasi Laut Merah pada Jumat. Kapal itu kini dalam perjalanan pulang ke Korea Selatan. Ini menjadi pengiriman minyak keempat melalui jalur tersebut.

Kementerian Kelautan dan Perikanan Korea Selatan menyebut kapal itu sebelumnya memuat minyak di Pelabuhan Yanbu, Arab Saudi. Kapal tersebut melewati Laut Merah sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

Rincian pergerakan kapal tidak diumumkan karena alasan keselamatan.

Kapal itu menjadi pengangkut minyak Korea Selatan keempat yang melewati jalur Laut Merah sejak Seoul memakai rute tersebut untuk menghindari Selat Hormuz.

Jalur Laut Merah menghubungkan Samudra Hindia dengan Laut Tengah melalui Terusan Suez. Rute ini dipilih karena Selat Hormuz secara efektif telah diblokade Iran selama lebih dari satu bulan.

Kapal pertama Korea Selatan yang memakai rute alternatif sejak perang dimulai tiba di Pelabuhan Yeosu, Korea Selatan bagian barat daya, pada Kamis. Kapal itu membawa sekitar 2 juta barel minyak, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Kapal tersebut telah meninggalkan Laut Merah bulan lalu. Dua kapal minyak Korea Selatan lainnya juga berhasil melintasi Laut Merah pada awal pekan ini.

Kementerian Kelautan dan Perikanan Korea Selatan menyatakan akan terus berupaya menstabilkan pengiriman minyak ke negaranya. Pemerintah juga akan mengambil langkah untuk memastikan keselamatan kapal dan awak Korea Selatan yang berlayar di kawasan tersebut.