Garap Film Semua Akan Baik-Baik Saja, Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Ego Para Aktor

JAKARTA – Aktor sekaligus sutradara Baim Wong kembali menyapa pencinta film tanah air melalui karya terbarunya bertajuk Semua Akan Baik-Baik Saja.

Berbeda dengan karya sebelumnya yang bergenre horor, kali ini Baim menjajal genre drama keluarga yang berangkat dari kisah nyata dan pengalaman pribadinya.

Film ini tak main-main dalam urusan jajaran pemain. Baim berhasil mengumpulkan aktor-aktor kelas wahid, mulai dari Reza Rahadian, Christine Hakim, Raihaanun, Happy Salma, hingga aktor muda Ari Irham.

Menyatukan deretan nama besar dalam satu frame diakui Baim bukan perkara mudah. Ia ini mengungkapkan bahwa setiap aktor hebat memiliki ego dan pendekatan akting yang berbeda-beda.

“Nama besar bertabur bintang itu bukan berarti gampang menyatukan mereka. Justru lebih sulit meramunya karena semua aktor hebat punya ego masing-masing,” ujar Baim Wong dikutip VOI dari siaran media, Junat, 8 Mei.

Baginya, kunci utama dalam mengarahkan para bintang ini adalah pendekatan psikologis agar mereka merasa nyaman selama proses syuting.

“Kita harus tahu bagaimana membaca psikologis mereka supaya nyaman tanpa merasa terganggu,” tambahnya.

Salah satu kejutan dalam film ini adalah kehadiran sosok binaragawan legendaris, Ade Rai, yang untuk pertama kalinya menjajal dunia seni peran di layar lebar. Baim menceritakan sebuah kisah menyentuh di balik keterlibatan Ade Rai.

Menurut Baim, Ade Rai memberikan performa maksimal tanpa memikirkan materi. Bahkan, saat disinggung mengenai bayaran, Ade Rai menolaknya.

"Dia memberikan penampilan terbaik demi kualitas film, tapi ketika ditanya mengenai pembayaran, dia menolak karena sepenuhnya dia lakukan untuk persahabatan. Dari situ saya belajar kalau kebaikan itu tidak dibuat-buat. Semua muncul dari hati," kenang Baim.

Film Semua Akan Baik-Baik Saja menjanjikan cerita yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini. Baim menekankan bahwa konflik emosional yang dibangun akan memberikan pengalaman mendalam tanpa kesan eksploitatif yang berlebihan.

“Ini sangat related dengan kehidupan sekarang. Banyak yang bilang akan eksploitasi Alim (karakter dalam film), tapi ternyata kenyataannya akting Alim benar-benar hebat,” jelasnya.

Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 13 Mei mendatang. Melalui karya ini, Baim Wong berharap penonton dapat memetik pelajaran berharga tentang kekuatan keluarga dan ketulusan hati.

“Semoga film ini bisa bermanfaat untuk semua orang dan membuat kita tetap semangat menyelesaikan masalah. Pada akhirnya, semuanya akan kembali kepada keluarga,” tutup Baim.