Israel Tambah Masa Tahanan 2 Aktivis Global Sumud Flotilla Asal Spanyol-Brasil

JAKARTA - Israel memperpanjang penahanan dua aktivis Global Sumud Flotilla — armada kapal bantuan ke Jalur Gaza — hingga 10 Mei.

Dilansir ANTARA dari Sputnik, Rabu, 6 Mei, dua aktivis yang masih ditahan Israel itu adalah Saif Abukeshek, warga negara Spanyol dan Swedia keturunan Palestina, serta Thiago Avila, warga negara Brasil.

Pekan lalu, kelompok aktivis kemanusiaan tersebut menyatakan pasukan Israel menaiki kapal mereka dan menahan 180 aktivis, 178 di antaranya kemudian dibebaskan.

Laporan surat kabar Israel itu menyebutkan Saif dan Thiago diduga "membantu musuh selama perang" dan menjadi anggota "organisasi teroris."

Armada Global Sumud Flotilla berangkat dari Barcelona pada 15 April.

Pada 29 April, pasukan Israel merebut kapal-kapal tersebut di dekat Kreta serta merusak mesin dan sistem navigasinya, menurut para aktivis.

Keesokan harinya, menteri luar negeri dari 11 negara — Turkiye, Brazil, Yordania, Pakistan, Spanyol, Malaysia, Bangladesh, Kolombia, Maladewa, Afrika Selatan, dan Libya — mengutuk serangan itu dan menuntut pertanggungjawaban hukum dari Israel.Sumber: