Jerman Kerahkan Kapal Penyapu Ranjau Fulda ke Laut Mediterania

JAKARTA - Jerman mengerahkankapal penyapu ranjauke Laut Mediterania untuk selanjutnya dikirim ke Selat Hormuzguna mengikuti misi internasional pengamanan maritim.

Media Jerman NDR melaporkan kapal penyapu ranjau "Fulda"berangkat dari pangkalan Kieldi Jerman utara menuju Laut Mediterania. Ada sekitar 40 personel dalam kapal tersebut, termasuk awak spesialis penyapu ranjau.

"Memang benar, Fulda, kapal penyapu ranjau, berangkat menujuLaut Mediterania, bukan ke Selat Hormuz, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman," kata Menteri Pertahanan Jerman BorisPistorius dilansir ANTARA dari Sputnik, Selasa, 5 Mei.

Menurutnya, Fuldadapat dialihkan ke Selat Hormuz untuk berpartisipasi dalam misi internasional guna menjamin keamanan navigasi. Pistoriusmenepis kemungkinan Angkatan BersenjataRepublik Jerman, Bundeswehr, ikutdalam operasi militer di Timur Tengah.

Sebelumnya, Minggu (3/5), Presiden Amerika SerikatDonald Trump mengumumkan operasiProject Freedomyang akan membantu kapal-kapal yang terhambat di Selat Hormuzuntukkeluar dari kawasan itu.

Pusat Komando AS (CENTCOM) menyatakan dukungan militer untuk operasi tersebut mencakup kapal perusak rudal berpemandu, lebih dari 100 pesawat berbasis darat dan laut, sistem nirawak multi-domain, serta 15.000 personel militer.

Stasiun televisi milik Iran IRIBmelaporkan militer Iran telah mencegah kapal Amerikamelintas di Selat Hormuz dengan menghantam sebuah kapal perang menggunakan dua rudal. Namun, klaim itudibantah CENTCOM.

Trump juga mengancam Iran dengan konsekuensi menghancurkan bila menargetkan kapal AS di dekat selat tersebut.