Kaus G-Dragon Disorot, Agensi Minta Maaf karena Muat Ujaran Rasialis
JAKARTA - Busana panggung G-Dragon memicu kritik dari penggemar global. Penyebabnya bukan potongan baju atau gaya eksentrik, melainkan tulisan di kaus yang disebut memuat ujaran rasialis.
Menurut laporan Yonhap yang dikutip Senin, 4 Mei, agensi G-Dragon, Galaxy Corporation, menyampaikan permintaan maaf pada Senin. Permintaan maaf itu muncul setelah G-Dragon mengenakan kaus dengan frasa tidak pantas saat tampil di konser musik K-SPARK di Makau, Sabtu.
Frasa tersebut ditulis dalam bahasa Belanda. Yonhap tidak merinci kalimat yang tertera di kaus itu. Namun, agensi mengakui tulisan tersebut tidak pantas dalam konteks sosial dan budaya.
Galaxy Corporation menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas kejadian itu.
Baca juga:
Agensi menyatakan insiden tersebut menjadi pelajaran penting tentang perlunya kepekaan budaya dalam setiap proses penampilan artis. Termasuk, urusan penataan busana yang selama ini sering dianggap sekadar bagian dari gaya panggung.
“Kami akan meninjau dan memperbaiki secara menyeluruh seluruh prosedur penilaian dan verifikasi internal kami, termasuk dalam bidang penataan gaya, serta bekerja dengan standar yang lebih hati-hati,” kata agensi tersebut dikutip Yonhap.
Kasus ini menunjukkan risiko baru di industri hiburan global. Satu tulisan kecil di kaus bisa menjadi persoalan besar ketika tampil di hadapan penggemar lintas negara dan lintas budaya.