Pemugaran Bekas Rumah Peristirahatan Kekaisaran di Taman Tokyo Dimulai

JAKARTA - Upacara peletakan batu pertama diadakan pada Hari Senin di Taman Nasional Shinjuku Gyoen, Tokyo, untuk rekonstruksi bekas rumah peristirahatan kekaisaran yang terbakar dalam serangan udara tahun 1945.

Shinjuku Gyoen sekarang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Kementerian Lingkungan Hidup bertujuan untuk menciptakan kembali eksterior dan interior Nihonkan Goten dengan merujuk pada foto-foto yang telah dikumpulkan dan catatan sejarah serta fasilitas kekaisaran serupa. Proyek ini ditargetkan selesai pada akhir Maret 2028.

"Saya berharap fasilitas ini akan melestarikan tradisi sekaligus menawarkan rasa ketenangan," kata Shigeharu Aoyama, Jelas Wakil Menteri Senior Kementerian Lingkungan Hidup, saat groundbreaking, seperti melansir Kyodo News (1/5).

Struktur kayu satu lantai ini, yang awalnya diubah dari bekas kediaman samurai oleh Kementerian Rumah Tangga Kekaisaran setelah Shinjuku Gyoen menjadi taman kekaisaran pada Era Meiji (1868-1912), digunakan oleh anggota keluarga kekaisaran untuk beristirahat dan makan selama kunjungan.

Bangunan yang direkonstruksi akan mencakup sekitar 510 meter persegi, dengan teknologi tahan gempa dan tahan api modern yang diintegrasikan sambil mereproduksi penampilannya sekitar tahun 1921.