Lawan Stunting dari Sawah: Sinergi Pangan dan Gizi di Carita Demi Cetak Generasi Unggul
BANTEN – Kawasan Carita, Banten, tidak hanya memikat lewat pesona pantainya. Kali ini, perhatian tertuju pada aksi nyata di sektor ketahanan pangan yang
dilakukan oleh Forum Jupnas Gizi.
Bersama para petani lokal, mereka baru saja memulai langkah besar dengan menanam bibit padi unggul varietas PS 08 di lahan seluas 1.500 hektare.
Aksi yang berlangsung pada Jumat, 24 April 2026 ini bukan sekadar agenda pertanian biasa. Kegiatan ini merupakan kolaborasi apik antara Yayasan Bhakti
Bela Negara, Brigade Pangan, Dinas Pertanian Provinsi Banten, hingga BRMP Banten.
Tujuannya ialah memastikan piring masyarakat Indonesia tidak hanya terisi kenyang, tapi juga bergizi.
Sinergi Pangan dan Gizi untuk Masa Depan Ketua Umum Forum Jupnas Gizi, Rival Achmad Labbaika, menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah kunci utama untuk menciptakan gaya hidup sehat di masyarakat.
Menurutnya, mustahil bicara soal kualitas gizi jika ketersediaan bahannya saja tidak mencukupi.
“Ketahanan pangan dan ketahanan gizi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Ketika produksi pangan meningkat, maka akses masyarakat terhadap pangan bergizi juga semakin baik,” ungkap Rival Achmad Labbaika dalam keterangannya dikutip VOI dari siaran media, Rabu, 29 April.
Baginya, gerakan ini adalah fondasi untuk menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan mandiri—sebuah misi yang sejalan dengan gaya hidup berkualitas yang terus
dikampanyekan oleh berbagai komunitas kesehatan saat ini.
Menanti Panen Raya di Bulan Agustus Varietas PS 08 yang dipilih dalam program ini diharapkan menjadi primadona baru. Jika berjalan lancar, panen raya ditargetkan akan jatuh pada Agustus 2026 mendatang. Selain memperkuat stok pangan daerah, hasil panen ini diharapkan mampu meningkatkan taraf ekonomi para
petani di Carita yang menjadi aktor utama di balik kemandirian pangan ini.
Gotong Royong untuk Indonesia Unggul Kolaborasi ini membuktikan bahwa isu kesehatan masyarakat tidak bisa diselesaikan sendirian. Sinergi antara lembaga masyarakat, pemerintah, dan komunitas gizi menjadi bukti nyata semangat gotong royong.
Baca juga:
Dengan adanya langkah ini, Carita diproyeksikan bakal menjadi salah satu kawasan pertanian unggulan. Tak hanya soal swasembada, tapi juga soal memastikan setiap keluarga di Indonesia mendapatkan asupan terbaik demi mewujudkan Indonesia yang unggul gizinya.