China Kuasai Cadangan 14 Mineral, Pimpin Dunia dengan Produksi 17 Mineral
JAKARTA - China memperkuat posisinya sebagai pemain utama mineral dunia. Negara itu menempati peringkat pertama dalam cadangan 14 jenis mineral dan produksi 17 jenis mineral pada 2025.
Dikutip dari China Daily, Rabu, 29 April, data tersebut disampaikan Kementerian Sumber Daya Alam China dalam konferensi pers di Beijing, Rabu.
Pada akhir periode Rencana Lima Tahun ke-14 atau 2021–2025, cadangan mineral China meningkat signifikan. Sebanyak 14 jenis mineral berada di posisi pertama dunia.
Mineral itu antara lain logam tanah jarang, tungsten, timah, molibdenum, antimon, galium, germanium, indium, fluorit, dan grafit.
China juga menjadi pemimpin dunia dalam produksi 17 jenis mineral. Daftarnya mencakup batu bara, vanadium, titanium, seng, logam tanah jarang, tungsten, timah, molibdenum, antimon, galium, indium, emas, telurium, fosfor, fluorit, dan grafit.
Baca juga:
Untuk 11 mineral, termasuk logam tanah jarang, tungsten, antimon, galium, indium, dan telurium, produksi China mencapai lebih dari separuh total produksi global.
Dominasi China juga terlihat pada pengolahan metalurgi. Negara itu memimpin output lebih dari 30 produk metalurgi.
Dari jumlah tersebut, 17 jenis produk menyumbang sekitar separuh produksi global. Beberapa di antaranya mangan, logam tanah jarang, aluminium, baja, dan tembaga.
Data ini menunjukkan kuatnya posisi China dalam rantai industri mineral dunia, dari cadangan, produksi, hingga pengolahan.