Penantian 20 Tahun, Akhirnya Warga Desa Nglembu Boyolali Segera Punya Jembatan Gantung Permanen

Boyolali - Selama 20 tahun menanti, akhirnya warga Desa Nglembu, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali berbahagia karena jembatan bambu yang selama ini menjadi bagian kehidupan masyarakat kini dalam proses menjadi jembatan gantung permanen.

Kepala Desa Nglembu, Sri Raharjo, mengatakan pembangunan jembatan ini sebetulnya sudah diajukan 20 tahun lalu tapi baru bisa terealisasi berkat program strategis “Jembatan Merah Putih” Presiden RI Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Sri Raharjo yang dikutip VOI pada Senin, 13 April. Sri bercerita selama jembatan masih berbahan bambu, warga bergotong-royong membongkar jembatan tiap satu tahun sekali. Sebab, jembatan cepat rusak.

Terakhir, jembatan bambu itu hanyut terbawa arus banjir. Sri mengatakan jembatan bambu itu menjadi akses warga menuju pasar, puskesmas, dan sekolah yang ada di Kecamatan Simo. Menurutnya, warga sangat senang dengan kehadiran jembatan baru ini.

Salah satu anggota Babinsa Desa Nglembu juga mengatakan pembangunan jembatan ini sudah lama dinantikan warga. Menurutnya, jembatan di Desa Nglembu punya fungsi strategis karena menghubungkan dua kecamatan, yakni Kecamatan Sambi dan Kecamatan Simo.

Sebagai anggota Babinsa, ia ikut terlibat dalam pembangunan jembatan sesuai instruksi Komandan Kodim Boyolali. Ia menyatakan pembangunan terus dikebut agar cepat selesai sehingga bisa segera dinikmati warga sekitar.