Sido Muncul Bagi Dividen Ro441,5 Miliar
JAKARTA - Pemegang saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menyetujui pembagian dividen final sebesar Rp441,5 miliar. Nilai tersebut setara dengan Rp15 per saham, dari laba tahun buku 2025.
SIDO sebelumnya telah membagikan dividen interim Rp647,6 miliar pada November 2025, sehingga total alokasi dividen emiten farmasi ini mencapai Rp1,1 triliun atau setara 90% laba bersih 2025.
Manajemen SIDO menyebut pembagian dividen ini, sebagai komitmen dalam memberikan imbal hasil konsisten kepada pemegang saham.
“Bahkan di tengah kondisi ekonomi global dan domestik yang masih penuh tantangan,” jelas Manajemen SIDO, dalam keterangan yang disampaikan setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada Kamis, 9 April, yang berlangsung di pabrik Sido Muncul Semarang.
Dalam RUPS Tahunan, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Irwan Hidayat sebagai Direktur Utama SIDO, menggantikan posisi David Hidayat. Selain itu, rapat juga menyetujui masuknya Maria Reviani sebagai direktur.
Baca juga:
Berikut susunan Dewan Direksi dan Komisaris SIDO setelah penutupan RUPS Tahunan 2025:
DEWAN DIREKSI:
Direktur Utama: Irwan Hidayat
Direktur: David Hidayat
Direktur: Maria Reviani
Direktur: Budiyanto
Direktur: Darmadji Sidik
DEWAN KOMISARIS:
Komisaris Utama: Jonatha Sofjan Hidajat
Komisaris: Johan Hidayat
Komisaris: Sigit Hartojo Hadi Santoso
Komisaris: Dra. Venancia Sri Indrijati Wijono
Komisaris Independen: Lindawati Gani
Komisaris Independen: Dokter Mohammad Adib Khumaidi
Sepanjang 2025, penjualan SIDO tumbuh 4 persen secara tahunan menjadi Rp4,08 triliun, serta menghasilkan laba bersih Rp1,23 triliun. Manajemen menambahkan SIDO mampu mempertahankan profitabilitas dengan margin operasi 38% dan margin laba bersih 30 persen, meski menghadapi sejumlah dinamika pasar.
Pasar ekspor tetap menjadi salah satu motor pertumbuhan kinerja SIDO, dengan pertumbuhan 31 persen dan menyumbang 9 persen terhadap total pendapatan pada 2025. Beberapa pasar utama ekspor perseroan termasuk Malaysia, Nigeria, dan Filipina.