Tim Negosiasi Belum Tiba di Pakistan, Iran Enggan Berunding dengan AS Sebelum Serangan di Lebanon Dihentikan
JAKARTA - Iran enggan berunding dengan Amerika Serikat sampai serangan ke Lebanon dihentikan, dengan tim negosiasi dipastikan belum tiba di Pakistan, di mana pembicaraan akan digelar.
Kantor berita Iran Fars melaporkan, Tehran secara resmi memberi tahu otoritas Pakistan, mereka tidak akan berpartisipasi dalam pembicaraan damai dengan AS di Islamabad sampai gencatan senjata ditetapkan di Lebanon, mengutip sumber anonim yang mengetahui masalah tersebut, seperti melansir Anadolu (10/4).
Fars mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut melaporkan, tim negosiasi Iran belum tiba di ibu kota Pakistan, Islamabad.
Kantor berita tersebut membantah laporan dari beberapa media AS yang menyebutkan delegasi negosiasi Iran telah tiba di Islamabad.
Mengutip sumber anonim, kantor berita tersebut mengklaim Iran secara resmi telah memberi tahu otoritas Pakistan bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam pembicaraan damai sampai gencatan senjata ditetapkan di Lebanon.
Sebelumnya, Wall Street Journal melaporkan bahwa delegasi Iran telah tiba di Islamabad untuk memulai negosiasi dengan Washington.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, juga menyatakan, setiap pembicaraan yang bertujuan untuk mengakhiri perang antara Iran, AS dan Israel akan bergantung pada Washington yang menghormati komitmen gencatan senjata di semua lini, khususnya di Lebanon.
Perkembangan terbaru ini terjadi ketika serangan Israel terhadap Lebanon meningkat meskipun upaya diplomatik yang berkelanjutan terkait dengan gencatan senjata dua minggu yang diumumkan Selasa oleh AS dan Iran dan dimediasi oleh Pakistan.
Baca juga:
Meskipun mediator Pakistan dan Teheran mengatakan gencatan senjata tersebut juga mencakup Lebanon, Washington dan Tel Aviv membantah hal itu.
Diketahui, tentara Israel telah meningkatkan serangan di seluruh Lebanon sejak Rabu, menewaskan sedikitnya 303 orang dan melukai 1.150 lainnya, menurut Pertahanan Sipil Lebanon.
Serangan Israel yang meluas di Lebanon sejak 2 Maret telah menewaskan 1.888 orang dan melukai 6.092 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.