Cooper Flagg Catat Sejarah di NBA, Jadi Pemain Termuda yang Cetak 51 Poin
JAKARTA – Rookie Dallas Mavericks, Cooper Flagg, resmi mengukir sejarah menjadi pemain termuda dalam sejarah kompetisi National Basketball Association (NBA) yang bisa mencetak 50 poin dalam sebuah pertandingan.
Pencapaian tersebut diukir dalam pertandingan lanjutan NBA musim kompetisi 2025–2026 menghadapi Orlando Magic di American Airlines Center, Dallas, Texas, Amerika Serikat, pada Jumat waktu setempat atau Sabtu, 4 April 2026 waktu Indonesia.
Sayangnya, penampilan gemilang Flagg berakhir dengan kekalahan Maverick di kandang sendiri dengan skor akhir 127-138. Itu merupakan kekalahan ke-53 dalam kalender kompetisi musim ini sehingga membuat mereka masih berkutat di papan bawah klasemen Wilayah Barat.
"Selalu menyenangkan bisa masuk ke dalam ritme [permainan] seperti itu. Ring terasa lebih besar. Rekan setim memperhatikanmu, membantu kamu. Namun, saya ingin menang. Jadi, itu fokus utama saya," kata Flagg setelah pertandingan, disitat ESPN.
Baca juga:
Sorakan penonton sempat terdengar ketika asisten pelatih Frank Vogel menarik Flagg keluar pada kuarter ketiga saat Mavericks tertinggal 17 poin dari tim lawan. Penonton tuan rumah menginginkan pemain muda tersebut tetap bermain karena hanya membutuhkan lima poin lagi untuk mencetak sejarah sebagai pemain termuda yang mencapai 50 poin di NBA.
Flagg kemudian kembali ke lapangan dan berhasil memenuhi harapan penonton. Ia mencetak poin ke-50 melalui tembakan sulit plus satu sebelum akhirnya menutup laga dengan total 51 poin dari 19 tembakan masuk dari 30 percobaan.
Catatan tersebut memecahkan rekor pribadinya sebagai remaja NBA setelah sebelumnya ia sukses mencetak 49 poin dalam kekalahan menghadapi Charlotte Hornets pada Januari lalu.
Ketegangan sempat terjadi di kuarter keempat ketika wasit tidak meniup peluit meskipun Flagg didorong oleh Desmond Bane. Ia kemudian melayangkan protes keras sehingga membuatnya menerima technical foul, diikuti oleh pelatih Jason Kidd yang diusir keluar lapangan bersama beberapa pemain Mavericks lainnya.
Kidd menilai bahwa reaksinya kerasnya terhadap wasit memang diperlukan untuk membela pemainnya. Ia bahkan memilih menonton sisa pertandingan dari ruang ganti bersama beberapa pemain lain yang tidak bisa melanjutkan laga.
"Kami adalah sebuah keluarga. Kami harus saling melindungi dan memahami bahwa cara pertandingan ini dipimpin oleh wasit berada di bawah standar," kata Kidd menanggapi reaksinya terhadap kinerja tim wasit.
Walaupun kalah, Flagg mencatat sejarah sebagai rookie kesembilan yang mencetak 50 poin dalam satu pertandingan NBA. Dengan usia saat ini 19 tahun 103 hari, ia menjadi yang termuda melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Brandon Jennings.
Flagg juga menyamai pencapaian langka dengan mencatat beberapa laga 45 poin lebih sebagai rookie, sejajar dengan legenda NBA Michael Jordan. Performanya membuat banyak pihak menilai ia layak menjadi Rookie of the Year.
Untuk mendapat penghargaan tersebut, Flagg masih bersaing ketat dengan Kon Knueppel yang tampil konsisten bersama Charlotte Hornets. Knueppel bahkan unggul dalam jajak pendapat sementara berkat kontribusi stabil sepanjang musim.