Kebijakan WFH ASN Diklaim Berpotensi Hemat APBN hingga Rp6,2 Triliun

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) setiap hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berpotensi menghasilkan penghematan anggaran negara hingga Rp6,2 triliun.

Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah dinamika geopolitik global.

Adapun, penghematan tersebut berasal dari berkurangnya beban kompensasi dan subsidi BBM, seiring menurunnya mobilitas ASN akibat penerapan WFH.

"Potensi penghematan dari kebijakan WFH yang langsung ke APBN adalah Rp 6,2 triliun berupa penghematan kompensasi BBM," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa, 31 Maret.

Selain penghematan pada anggaran negara, Airlangga mengatakan pemerintah juga memperkirakan adanya potensi penurunan pengeluaran BBM masyarakat hingga mencapai Rp59 triliun.

"Sementara total pembelanjaan BBM masyarakat berpotensi untuk dihemat juga sebesar Rp59 triliun," lanjutnya.