Omzet Penjualan Oleh-oleh Di Terminal Pulo Gebang Naik 30 Persen
JAKARTA - Omzet penjualan makanan untuk dijadikan oleh-oleh atau buah tangan bagi pemudik di Terminal Terpadu Pulo Gebang (TTPG), Jakarta Timur, mengalami peningkatan 30 persen menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Penjaga toko (frontliner) Bolu Kukus Siliwangi, Devina Novianti, mengatakan lonjakan pembelian sudah terlihat sejak tujuh hari terakhir, seiring meningkatnya arus keberangkatan penumpang di terminal tersebut.
"Peningkatan lumayan banyak sampai 30 persen lebih atau naik hingga 100 kotak per hari, bahkan lima hari terakhir lebih dari itu," kata dia saat diwawancarai ANTARA, Kamis siang.
Baca juga:
Dia menyatakan, produk bolu kukus menjadi primadona karena dianggap sebagai oleh-oleh khas Bogor yang praktis dibawa oleh pemudik. Sementara, varian rasa seperti black forest paling banyak diminati di toko itu.
Menurut Devina, mayoritas pembeli merupakan calon penumpang atau pemudik yang ingin membawa buah tangan ke kampung halaman.
Selain itu, pelanggan yang biasa mengonsumsi produk tersebut, sengaja membeli di terminal karena harga yang ditawarkan sama dengan di luar.
Rata-rata pembelian, lanjut dia, mencapai tiga hingga empat kotak per orang.
Namun, tidak sedikit pembeli yang membeli dalam jumlah besar hingga satu kardus berisi 12 hingga 16 kotak, bahkan ada yang membeli puluhan hingga lebih dari seratus kotak untuk dibagikan.
Harga produk di toko tersebut bervariasi, mulai dari Rp29 ribu hingga Rp50 ribu per kotak.
Selain produk bolu, sejumlah calon pemudik juga membeli kue kering seperti bakpia serta aneka camilan lainnya.
"Yang banyak membeli menjelang berbuka dan yang berangkat malam hari, kalau sekarang (siang) masih normal," ujarnya.
Kondisi serupa juga diakui oleh pedagang makanan khas lainnya, Rita Setyaningsih.
Dia menyatakan, dalam tiga hari terakhir ini puncak peningkatan penjualan di terminal bus antarkota antarprovinsi itu.
"Banyak yang beli karena kepepet, mungkin habis pulang kerja langsung pergi mudik dan bawa barang seadanya," tambah dia.