Taskya Namya Curhat Soal Basecamp Syuting Penuh Sarang Tawon
JAKARTA – Aktris Taskya Namya, baru-baru ini mengunggah curahan hati (curhat) pedas di Instagram Stories pribadinya. Kekasih Ari Irham ini tampak meradang lantaran fasilitas ruang tunggu atau basecamp di lokasi syuting yang dinilai sangat tidak manusiawi.
Lewat beberapa unggahan foto dan tulisan, Taskya membeberkan kondisi pilu tim produksi dan para pemain saat menjalani proses syuting di kawasan Bumi Perkemahan (Buperta).
Dalam unggahan pertama, Taskya Namya tampak sangat kecewa dengan seseorang yang ia sapa dengan sebutan "Nyai Ratu". Ia menyebut sosok tersebut telah bersikap zalim, terlebih di tengah bulan suci Ramadan.
"Terlalu banyak yang kau dzolimin di bulan puasa ini nyai ratu," tulis Taskya, dikutip VOI dari akun @taskyanamya, Senin, 16 Maret.
Ia juga membantah tudingan bahwa para talent atau pemain film menuntut fasilitas mewah seperti hotel saat syuting di tengah hutan. Taskya menekankan bahwa yang mereka butuhkan hanyalah tempat yang layak dan aman.
"Kagak mbak. Kita cuman butuh yang layak, nggak hanya untuk talent kok. Nah tadi itu kagak layak. Masa kita di gabung sama monyet sama tawon. Tadi monyet aja ogah masuk. Serius deh gua," ketusnya.
Taskya juga membagikan potret kondisi basecamp yang dimaksud. Terlihat sebuah bangunan tua dengan plafon yang sudah hancur dan rangka atap yang terbuka. Ruangan tersebut tampak kusam dan jauh dari kata bersih untuk tempat beristirahat kru maupun pemain.
"Pertama kali syuting di buperta set nya hampir sama kayak sebelum-sebelumnya selama syuting horor. Tapi kali ini special. Dapat basecamp penuh sarang tawon," ungkap Taskya.
Beruntung, keluhan tersebut segera ditanggapi oleh pihak atasan atau pemilik rumah produksi (Production House). Taskya mengabarkan bahwa akhirnya mereka dipindahkan ke lokasi yang lebih layak setelah pemilik PH melihat sendiri kondisi di lokasi syuting.
Baca juga:
"Update! Akhirnya pindah ke tempat biasanya. Hamdallah. Bapak ibu yang punya PH aja bingung tadi kenapa kita di tempat tadi," tulis Taskya.