Apple Akuisisi Startup invrs.io untuk Dukung Pengembangan Apple Vision Pro
JAKARTA – Apple mengakuisisi perusahaan rintisan invrs.io pada Oktober tahun lalu. Meski akuisisinya sudah dilakukan sekitar empat bulan yang lalu, kesepakatan akuisisi tersebut baru dirilis Komisi Eropa.
Mengutip dari MacRumors, Apple tak hanya mengakuisisi karyawan tersebut, tetapi juga merekrut satu-satunya karyawan dari perusahaan tersebut. Karyawan yang ditarik oleh Apple tersebut diketahui bernama Martin Schubert.
Schubert mendirikan invrs.io pada tahun 2023. Ia fokus pada pembangunan teknologi optik dan fotonika untuk perangkat AR/VR. Sistem yang dikembangkan Schubert menyediakan kerangka kerja sumber terbuka untuk penelitian simulasi fotonika yang sangat standar.
Baca juga:
Teknologi ini dinilai memiliki potensi untuk mendukung pengembangan perangkat Apple Vision Pro di masa mendatang. Oleh karena itu, Apple memutuskan untuk mengakuisisi startup tersebut beserta teknologi dan karyawannya.
Sebelum mendirikan perusahaannya, Schubert memiliki rekam jejak yang baik di raksasa teknologi lain. Schubert pernah mengerjakan desain fotonika berbasis Kecerdasan Buatan (AI) di X dan Meta.
Sebelumnya, Apple juga mengakuisisi perusahaan lain, yakni startup Q.ai asal Israel. Kesepakatan dengan Q.ai yang bernilai hampir 2 miliar dolar AS (Rp33,6 triliun) ini juga dilakukan untuk fokus pada pengembangan teknologi AI di sektor audio.
Pembelian Q.ai tercatat sebagai akuisisi terbesar kedua dalam sejarah Apple setelah merek headphone Beats pada tahun 2014. Ini menunjukkan bahwa Apple terus berambisi dalam mendominasi pasar teknologi.