Tekan Iran, AS Kirim Kapal Iduk Terbesar di Dunia ke Timur Tengah

JAKARTA - Kapal induk terbesar di dunia milik Amerika Serikat (AS), USS Gerald R. Ford, telah diperintahkan untuk berlayar dari Laut Karibia ke Timur Tengah.

Seseorang yang mengetahui rencana tersebut mengatakannya kepada New York Times pada Kamis waktu setempat. Sumber tersebut berbicara pergerakan militer AS dengan syarat anonim.

keberangkatan ini membuat dua kapal induk dan kapal perang pendampingnya berada di wilayah dekat perbatasan Iran di tengah Trump meningkatkan tekanan pada Republik Islam untuk membuat kesepakatan mengenai program nuklirnya.

Sekitar dua pekan yang lalu, kapal induk USS Abraham Lincoln dan tiga kapal perusak rudal berpemandu tiba di Timur Tengah.

Kedatangan armada militer laut yang lebih besar lagi menandai pergantian cepat perubahan misi USS Gerald R. Ford yang dikirim Trump dari Laut Mediterania ke Karibia pada Oktober 2025.

Kala itu, kehadiran kapal induk terbesar di dunia milik AS di perairan Karibia bagian dari kehadiran militer besar-besaran AS menjelang serangan mendadak ke Venezuela menculik presiden yang berkuasaa saat itu, Nicolas Maduro.

Hadirnya USS Gerald R. Ford di Timur Tengah bertentangan dengan strategi keamanan nasional Trump, yang menekankan Belahan Barat dibandingkan bagian dunia lainnya.

Pekan lalu, mengutip AFP, Iran dan AS mengadakan pembicaraan tidak langsung di Oman menyusul ketegangan makin tinggi kedua belah pihak.

Pada Kamis 12 Februari, Trump memperingatkan Iran bahwa kegagalan mencapai kesepakatan terkait nuklir dengan pemerintahan AS akan "sangat traumatis."

"Saya kira dalam sebulan ke depan, kurang lebih seperti itu," kata Trump menanggapi pertanyaan tentang jangka waktunya untuk mencapai kesepakatan dengan Iran mengenai program nuklirnya.

"Itu harus terjadi dengan cepat. Mereka harus setuju dengan sangat cepat," sambungnya.