Presiden Erdogan Serukan Peningkatan Integrasi Transportasi antar Anggota OKI

JAKARTA - Presiden Turki pada Hari Kamis menyerukan integrasi transportasi yang lebih kuat di antara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), mengatakan jaringan yang efektif dan andal sangat penting untuk membuka potensi ekonomi dunia Islam.

Dalam pesan video kepada pertemuan menteri transportasi OKI di Istanbul, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan negara-negara Muslim membentang di wilayah geografis yang luas dari Asia hingga Afrika dan Eropa hingga Timur Tengah, menguasai koridor alam, populasi muda yang dinamis, dan pasar yang berkembang pesat.

"Namun, untuk sepenuhnya mewujudkan potensi besar ini dan mengubah keunggulan geografis menjadi kekuatan strategis, kita membutuhkan jaringan transportasi yang efisien, andal dan terintegrasi," katanya, melansir Anadolu (13/2).

Lebih lanjut Presiden Erdogan mengatakan, hubungan yang lebih kuat antara jalan raya, kereta api, pelabuhan dan bandara akan meningkatkan tidak hanya perdagangan, tetapi juga interaksi sosial dan budaya di antara negara-negara anggota.

Menyoroti proyek infrastruktur skala besar Turki baru-baru ini, termasuk terowongan kereta api Marmaray, Terowongan Eurasia, dan jembatan-jembatan utama, Erdogan mengatakan negara itu telah memperkuat jalur perdagangan global dan memperluas kapasitas kereta api, maritim dan penerbangannya.

Presiden Erdogan mengatakan, melalui dukungan Turki untuk Proyek Koridor Tengah Timur-Barat Trans-Kaspia, negara tersebut telah menghidupkan kembali Jalur Sutra bersejarah dengan visi modern.

"Namun, kami tidak mengevaluasi investasi ini semata-mata dalam kerangka nasional," katanya.

"Tujuan kami adalah untuk memperkuat integrasi dengan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam, mengembangkan koridor lintas batas, dan menghasilkan nilai tambah melalui proyek bersama," tambah Presiden Erdogan.

Ia mencatat, negosiasi konstruktif yang diadakan selama konferensi telah menghasilkan langkah-langkah signifikan.

"Kami telah membuat keputusan penting untuk membuat peta jalan yang akan memperkuat hubungan transportasi antar negara anggota, meningkatkan solidaritas di platform internasional, dan menyiapkan dokumen strategi konektivitas transportasi di bawah kepresidenan Turki (OKI)," jelas Presiden Erdogan.

"Tidak diragukan lagi, agar keputusan ini dapat diimplementasikan secara efektif, penting agar pertemuan teknis tidak terganggu dan mekanisme pemantauan dioperasikan dengan cermat. Kami percaya bahwa kemauan yang telah kami tunjukkan hari ini akan membuka jalan bagi hal ini," tambahnya.