Menko AHY Tekankan Pengadaan Berkualitas untuk Infrastruktur Tangguh dan Multifungsi

JAKARTA - Pemerintah menegaskan penguatan sinergi antara Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) guna memastikan pembangunan infrastruktur nasional yang berkualitas, andal, dan memiliki fungsi ganda.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)menyatakan kualitas perencanaan dan pengadaan menjadi kunci dalam memperkuat “brand” infrastruktur Indonesia agar tidak hanya cepat selesai, tetapi juga tahan terhadap risiko bencana dan berumur panjang.

Pemerintah mendorong penggunaan material yang memiliki ketahanan tinggi serta memperhitungkan aspek resiliensi terhadap kondisi alam Indonesia.

Dalam proses pengadaan, pemerintah juga menegaskan keberpihakan pada produksi dalam negeri dan pelibatan UMKM agar pembangunan infrastruktur memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

"Keberhasilan Jalan Tol Trans Sumatera yang digunakan sebagai lokasi pendaratan jet tempur F-16 dinilai sebagai bukti konkret dari perencanaan matang dan pengadaan berkualitas," ujarnya.

Dia menambahkan, infrastruktur jalan dinilai harus memiliki fungsi multipurpose, tidak hanya untuk mobilitas logistik dan manusia, tetapi juga mendukung kebutuhan darurat, penanggulangan bencana, hingga postur pertahanan nasional.

"Pendekatan multifungsi tersebut dinilai meningkatkan efisiensi belanja negara sekaligus memperkuat daya saing dan ketahanan nasional dalam jangka panjang," pungkas AHY.