Habiskan Rp10,9 Miliar, Pramono Resmikan Maroedja Sport Park di Kembangan 

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Maroedja Sport Park di Kembangan, Jakarta Barat. Fasilitas olahraga yang berdiri di atas lahan sekitar 2,2 hektare itu dibangun dengan anggaran Rp10,9 miliar dari total kebutuhan sekitar Rp12 miliar.

Kedatangan Pramono disambut para atlet muda dari Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta yang tengah berlatih di kawasan tersebut. Area seluas 22.635 meter persegi itu kini dilengkapi lapangan basket, mini soccer, jogging track, hingga ruang terbuka untuk aktivitas warga.

Pramono menyebut pembangunan Maroedja Sport Park merupakan hasil kolaborasi Pemprov DKI dan DPRD DKI Jakarta dalam menata ulang lahan yang sebelumnya dikenal sebagai Lapangan Ki Aman.

"Memang ini baru tahap pertama, nanti akan diselesaikan pada tahap kedua. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari penataan Kawasan Koridor Meruya untuk meningkatkan ketersediaan ruang terbuka hijau publik serta menjadi wadah interaksi sosial di Jakarta," kata Pramono, Kamis, 12 Februari.

Ia menjelaskan, total anggaran yang sudah digelontorkan mencapai Rp10,9 miliar. Sementara, masih dibutuhkan sekitar Rp1 miliar untuk merampungkan tahap kedua pembangunan.

Pramono meminta Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama Dispora segera menuntaskan kelanjutan proyek tersebut. Ia membuka kemungkinan intervensi langsung dari Balai Kota jika progresnya terhambat.

"Nanti kalau tidak bisa diselesaikan, Pemerintah DKI Jakarta dalam hal ini Balai Kota akan turun tangan untuk menyelesaikan. Hal ini karena kita tengah berupaya mengembangkan ekosistem olahraga yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran Jakarta sebagai destinasi sport tourism terkemuka di kawasan regional," jelasnya.

Menurut dia, lokasi Maroedja Sport Park cukup strategis dan dibutuhkan masyarakat sekitar. Ke depan, fasilitas ini akan dilengkapi sistem pencahayaan dan videotron agar bisa dimanfaatkan hingga malam hari.

"Oleh karena itu, dengan kehadiran fasilitas umum ini, kami mengajak warga untuk turut merawat Maroedja Sport Park sebagai bagian dari jati diri kota di tengah pembangunan Jakarta yang terus berkembang," tutur Pramono.

Secara konsep, Maroedja Sport Park dirancang sebagai ruang terbuka hijau dengan pendekatan Sponge City Infrastructure. Kawasan ini dibagi menjadi empat zona utama, yakni zona penerima, olahraga, rekreasi, dan penyerapan air.

Zona penerima mencakup gerbang utama, area parkir, dan toilet. Zona olahraga dilengkapi lapangan basket, mini soccer, serta jogging track. Sementara zona rekreasi berisi forest cafe, playground, lapangan voli, dan plaza UMKM.

Adapun zona penyerapan air dilengkapi kolam retensi dan jalur forest walk untuk mendukung fungsi ekologis kawasan.