Pemkot Mataram Garap TPU Terbesar di NTB Seluas 1,5 Hektare

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), segera memiliki Tempat Pemakaman Umum (TPU) sentral dan akan menjadi pemakaman terbesar di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Mataram M Nazarudin Fikri mengatakan proyek itu akan menjadi TPU terbesar di NTB dengan luas lahan mencapai lebih dari 1,5 hektare.

"Pembangunan pemakaman itu menjadi jawaban atas mulai penuhnya beberapa pemakaman umum di jantung kota, seperti Pemakaman Karang Medain," katanya di Mataram, Senin, disitat Antara.

Menurutnya, pembangunan TPU sentral tersebut saat ini sudah mencapai 80 persen dan 20 persen merupakan pekerjaan penataan lahan dengan total anggaran penataan sekitar Rp700 juta.

Sebelum diresmikan, pihaknya menunggu arahan dan koreksi dari Wali Kota Mataram, apa saja yang perlu diperbaiki atau ditambah. Setelah itu barulah dilakukan tahap penyelesaian.

Jika tidak ada hambatan, kata dia, TPU terbesar itu ditargetkan bisa mulai difungsikan pada tahun 2026.

"Operasionalnya sangat tergantung keputusan Wali Kota Mataram. Tapi kami berharap tahun ini sudah bisa mulai dimanfaatkan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan kawasan pemakaman baru tersebut tidak hanya sekadar lahan kosong, namun pihaknya telah mendesain kawasan tersebut dengan penataan yang representatif, termasuk area parkir yang luas dan gerbang gapura yang ikonik.

Sementara terkait skema pembelian lahan, ia mengatakan prosesnya dilakukan secara bertahap menggunakan APBD Kota Mataram.

Menurutnya, lahan TPU itu nantinya akan bersifat sentral sebab statusnya sebagai TPU modern. Pemkot Mataram kini sedang menyiapkan regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Wali Kota (Perwal) untuk mengatur tata cara pemakaman.

"Akan ada pembahasan lebih lanjut dengan Pak Wali soal tata tertibnya penggunaan TPU tersebut," katanya.

Menanggapi pertanyaan apakah diperuntukkan bagi warga ber-KTP Mataram secara umum atau ada kriteria khusus, Nazarudin mengatakan TPU tersebut disiapkan sebagai solusi karena makam-makam lama sudah penuh.

Selain fokus TPU sentral, kata dia, Pemkot Mataram juga sangat perhatian pada pemakaman di tingkat kelurahan. Karena itu beberapa perluasan lahan makam telah diselesaikan pembelian lahan, seperti di Gomong, Babakan, Bertais, dan Pandansalas.