Real Madrid vs Rayo Vallecano, Laga Hidup Mati di Jalur Juara
JAKARTA — Real Madrid akan berupaya melanjutkan tren positif di La Liga saat menjamu Rayo Vallecano pada Minggu 1 Februari sore waktu setempat. Kemenangan menjadi harga mati bagi Los Blancos yang tengah bersaing ketat di papan atas klasemen.
Real Madrid saat ini menempati posisi kedua klasemen La Liga, tertinggal satu poin dari pemuncak klasemen Barcelona. Namun, jarak tersebut berpotensi melebar menjadi empat poin jika Barcelona mampu mengalahkan Elche pada laga Sabtu malam.
Meski tampil impresif di kompetisi domestik dengan lima kemenangan beruntun, Real Madrid datang ke laga ini dengan modal kurang ideal. Mereka baru saja menelan kekalahan mengejutkan 2-4 dari Benfica pada fase liga Liga Champions, hasil yang membuat mereka gagal finis di delapan besar dan harus menjalani laga playoff menuju babak 16 besar.
Ironisnya, hasil undian mempertemukan Real Madrid kembali dengan Benfica, sehingga kedua tim akan bertemu dalam dua leg untuk memperebutkan satu tempat di fase gugur. Kondisi ini membuat fokus Los Blancos kini kembali tertuju pada La Liga.
Di kompetisi domestik, performa pasukan Alvaro Arbeloa terbilang solid. Mereka sukses menaklukkan Alaves, Sevilla, Real Betis, Levante, dan Villarreal dalam lima laga terakhir, menjaga peluang juara tetap terbuka.
Baca juga:
Secara historis, Real Madrid unggul jauh atas Rayo Vallecano. Dari 47 pertemuan di La Liga, Los Blancos meraih 33 kemenangan dan mencetak total 119 gol. Namun, catatan pertemuan terkini menunjukkan duel kedua tim kerap berjalan ketat. Real Madrid hanya menang dua kali dalam tujuh pertemuan terakhir melawan Rayo.
Pada pertemuan pertama musim ini, Rayo Vallecano bahkan mampu menahan imbang Real Madrid tanpa gol pada November 2025. Empat dari lima pertemuan terakhir kedua tim juga berakhir imbang.
Rayo Vallecano datang ke Santiago Bernabeu dengan kondisi yang kurang meyakinkan. Tim asuhan Inigo Perez baru saja menelan kekalahan 1-3 dari Osasuna di kandang sendiri, setelah sebelumnya juga kalah saat bertandang ke markas Celta Vigo.
Saat ini, Rayo berada di peringkat ke-16 klasemen dengan koleksi 22 poin dari 21 pertandingan, hanya terpaut satu poin dari zona degradasi. Performa tandang menjadi pekerjaan rumah utama bagi Los Franjirrojos, yang telah kalah tujuh kali dari 11 laga tandang musim ini dan hanya mencetak sembilan gol.
Dari sisi kebugaran pemain, Real Madrid masih harus kehilangan sejumlah pilar. Trent Alexander-Arnold, Eder Militao, Ferland Mendy, dan Antonio Rudiger dipastikan absen akibat cedera.
Pelatih Alvaro Arbeloa diprediksi melakukan beberapa perubahan dibandingkan laga Liga Champions. Rodrygo berpeluang tampil sejak menit awal menggantikan Franco Mastantuono di lini depan. Sementara di lini tengah, Eduardo Camavinga berpeluang menggantikan Arda Guler. Jude Bellingham, Kylian Mbappe, dan Vinicius Junior dipastikan tetap menjadi andalan.
Di kubu Rayo Vallecano, Abdul Mumin dan Andrei Ratiu masih harus menepi. Namun, Ivan Balliu berpeluang pulih tepat waktu untuk mengisi posisi bek kanan. Ilias Akhomach, yang menjalani debut sebagai pemain pengganti pada laga terakhir, berpotensi mendapat kesempatan tampil sebagai starter.
Alvaro Garcia masih menjadi tumpuan utama lini serang Rayo setelah mencetak 10 gol di semua kompetisi musim ini.
Melihat kondisi kedua tim, Real Madrid diunggulkan untuk meraih poin penuh. Dorongan untuk bangkit usai kegagalan di Eropa dan kualitas skuad yang lebih mumpuni diprediksi akan menjadi pembeda.
Perkiraan susunan pemain
Real Madrid:
Courtois; Valverde, Asencio, Huijsen, Carreras; Camavinga, Tchouameni, Bellingham; Rodrygo, Mbappe, Vinicius.
Rayo Vallecano:
Batalla; Balliu, Lejeune, Ciss, Chavarria; Palazon, Valentin, Diaz; Akhomach, De Frutos, A Garcia.
Prediksi skor: Real Madrid 3-1 Rayo Vallecano.